Suara.com - Main game tidak melulu buang-buang waktu, kok. Malah, ada sejumlah life skill yang bisa kamu dapat lewat bermain game, yang ternyata sangat berguna dalam menjalani kehidupan sehari-hari, bahkan dalam pekerjaan.
Menurut Psikolog Samanta Elsener, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, seperti semua medium, game juga memiliki sisi baik, yang bisa melatih berbagai skill berguna dan pengetahuan yang dapat bermanfaat jika dilakukan secara tepat.
"Keterampilan ini terbentuk karena adanya gerak koordinasi mata dan tangan yang mengaktifkan fungsi kerja otak para pemain game ketika melatihnya secara tepat saat bermain game," kata Samanta.
Jadi, apa saja life skill yang bisa didapat dari main game?
1. Perencanaan strategis
Semua permainan game membutuhkan strategi untuk menang; lewat jalan mana, siapa yang harus dihadapi lebih dulu, bagaimana langkah selanjutnya. Baik gamer pemula ataupun gamer hardcore, menyukai game yang menstimulasi perencanaan dan strategi, termasuk di game Mobile Legends: Bang Bang yang dimainkan di kompetisi The Greatest Gamer, kompetisi gaming berbalut reality show yang sedang berlangsung saat ini di platform TikTok. .
Dengan melatih kemampuan perencanaan strategis ini, seseorang bisa lebih matang dalam menentukan perencanaan jangka panjang, termasuk di pekerjaan. Dan di kehidupan sehari-hari, skill ini akan membantu seseorang untuk memperkirakan dampak atau potensi konsekuensi atas tindakannya, dan akan berpengaruh ke kemampuan mengambil keputusan.
2. Meningkatkan koordinasi mata dan tangan
Dalam setiap game, dibutuhkan koordinasi mata dan tangan. Baik untuk menggerakkan karakter atau mengklik sesuatu, kemampuan mensinkronasikan mata dan tangan itu sangat vital. Semakin sering berlatih, seorang gamer akan lebih baik dalam menentukan waktu yang tepat, memperhatikan detail, dan memiliki sensor yang lebih sensitif.
Kemampuan dua sensori yang imbang dan sinkron akan sangat berguna dalam penggunakan kedua sisi otak dengan maksimal, yang nantinya akan membantu seseorang dalam menjalani kegiatan fisik sehari dan juga keseimbangan.
3. Observasi dan analisis
Saat bermain game, seorang gamer perlu waspada pada lingkungan sekitarnya. Baik saat berada di medan perang dan ada seorang musuh di depan, atau menjadi detektif dan menyadari ada potensi barang bukti di sudut ruangan. Setelah memperhatikan, seorang gamer bisa memprediksi dan menganalisa bagaimana langkah lawan selanjutnya.
Dalam kehidupan nyata, kemampuan mengobservasi dan menganalisa ini akan sangat berguna saat berada di lingkungan baru dan mempelajari motif orang-orang di sekitarnya. Kemampuan ini juga akan bermanfaat saat membuat perencanaan dan pengambilan keputusan terkait market tertentu.
Baca Juga: Viral Pengantin Barbar, Momen Ijab Kabul sampai Rebahan Main Game Disorot
Tapi ingat, ya, meski ketiga keterampilan di atas dapat terasah melalui game, stimulasi pada situasi kehidupan sehari-hari tetap perlu dilatih secara tepat agar kondisi mentalmu tetap terjaga dengan optimal.
"Ini juga berfungsi menjaga keseimbangan pola pikir dan tindakan saat bermain game dengan saat menghadapi situasi atau konflik dalam masalah hidup sehari-hari," pungkas Samanta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG yang Tahan Lama dan Tidak Kering, Lengkap dengan Review Pengguna
-
5 Serum Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Lengkap dengan Review
-
Berawal dari Sekolah di Perbatasan, Inovasi Kulit Pisang Ini Kini Bawa Indonesia ke Kancah Global
-
5 Warna Lipstik yang Cocok untuk Wanita Usia 55 Tahun, Tampilan Lebih Fresh dan Anggun
-
5 Rangkaian Skincare Harian untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 8 Rekomendasi yang Sudah BPOM
-
Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam
-
Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review
-
3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Review Luxcrime Foundation Stick: Coverage Tinggi, Ringan, dan Sawo Matang Approved