Suara.com - Kendati merupakan kuliner khas Jepang, faktanya sushi hingga kekinian masih menjadi makanan yang digemari oleh warga masyarakat Indonesia.
Umumnya, sushi dibuat dengan bahan fresh yakni nasi pulen, potongan ikan dan juga nori alias rumput laut panggang.
Nah, tapi tahukah Anda? Ternyata makan sushi ada aturannya tersendiri yang benar dan juga tepat lho.
Daripada semakin penasaran, yuk simak tips makan sushi yang baik dan benar yang berhasil kami himpun dari laman Keepo.me---Jaringan Suara.com, Kamis (11/11/2021) berikut ini yuk.
1. Awas, sushi jangan dipotong-potong
Penyajian sushi memang dibuat untuk sekali suap. Meski mulut terasa penuh saat memakannya, sang koki sushi nggak bakal suka kalau konsumennya memotong dan memisahkan sushi bikinannya.
Dibanding memotong saat menyantapnya, lebih baik langsung meminta sang koki membuat bentuknya dipotong dalam ukuran yang lebih kecil. Piring saji pun bisa tetap bersih dan tak bersisa.
2. Santap yang berselimut terlebih dahulu
Kalau pesan berbagai jenis sushi, usahakan untuk selalu mulai memakan makizushi atau sushi roll. Jangan sampai rumput laut yang menyelimuti sushi ini jadi lembek dan susah buat digigit karena terlalu dibiarin melekat dengan nasi.
Baca Juga: Meningkatkan Kekebalan Tubuh, Ini 5 Makanan yang Mengandung Protein
3. Kecap jangan dicampur dengan wasabi
Ketika menyantap sushi, kurang lengkap rasanya kalau dimakan dengan wasabi, kecap, dan acar jahe. Meski tiap orang punya selera masing-masing, dalam penyajiannya sushi selalu dilengkapi beberapa bahan itu.
Tapi, nggak jarang orang sering mencampur wasabi ke dalam kecap. Meski didasari berbagai alasan, menurut tradisi cara ini adalah salah. Kalau ingin menyantap sushi, olesin sedikit wasabi ke sushi, baru dicelup ke kecap.
4. Pantang celup bagian nasi pada sushi ke dalam kecap
Ini adalah aturan yang sering dilanggar para penikmat sushi. Meski banyak buat celupin sushi ke dalam kecap, nggak disarankan yang menyentuh kecap itu adalah bagian nasinya.
Beda dengan nasi pada umumnya, nasi yang buat sushi punya tekstur yang lebih lembut. Waktu menyentuh kecap yang punya tekstur cair, menjadkan nasinya jadi hancur dan berantakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Lipstik Tahan Lama hingga 16 Jam, Gampang Didapat di Toko Terdekat
-
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah? Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
-
Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Ini 4 Rekomendasi Acne Spot Treatment Terbaik
-
Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026
-
Unik! Maskapai Singapura Gandeng Seniman RI, Bikin Aksesori Travel Terinspirasi Sambal
-
Apakah Irwan Mussry Pernah Menikah Sebelum bersama Maia Estianty?
-
Masakan Bu Rudy Dibawa ke Kafe Modern, Ada Nasi Cumi Hitam hingga Lidah Komplit