Suara.com - Kemasan plastik maupun kertas pasti mudah ditemukan pada produk bahan masakan. Tak heran jika sampah rumah tangga, terutama dari produk bahan makanan, seringkali mendominasi di tempat pembuangan akhir atau TPA yang terkesan mencemari lingkungan.
Padahal, kebanyakan bungkus produk bahan makanan tersebut sebenarnya masih bisa di daur ulang.
Menyadari hal tersebut, SIG Combibloc bersama Kara Santan mengampanyekan gerakan #PilahBilasLipat agar masyarakat tidak membuang bungkus Kara ke tempat sampah.
"SIG sudah menjadi partner Kara santan sejak 2007 dalam solusi ramah lingkungan. Jadi dengan misi yang suistainability dengan cara ingin mengedukasi masyarakat tentang cara menjalani hidup yang lebih ramah lingkungan. Dimulai dari kebiasaan yang sederhana dari rumah," kata Head of Market Indonesia, Malaysia, and Philippines, SIG Combibloc Noer Welliton dalam konferensi pers virtual, Kamis (11/11/2021).
"Karena itu kita mengumumkan inisiatif terbaru yakni hastag 'Pilah, Bilas, dan Lipat'," imbuhnya.
Kampanye tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada keluarga Indonesia untuk membiasakan diri lakukan daur ulang produk rumah tangga. Welli mengatakan, setelah kemasan dipilah, dibersihkan, dan dilipat, selanjutnya bisa diberikan langsung kepada pengepul sampah daur ulang maupun dikirimkan melalui aplikasi recycle.
"Harapan kami adalah mengajak masyarakat bisa lebih tertarik untuk mendaur ulang kemasan karton bekas juga kemasan lain. Jadi sudah membiasakan diri di keluarga untuk memilah kemudian membersihkan juga melipat karton bekas," katanya.
Proses daur ulang itu kemudian akan mengubah kemasan Kara menjadi produk lainnya. Kemasan Kara sendiri terdiri dari tiga bagian, kertas, plastik, dan aluminium.
"Di recyle ada beberapa barang. Misalnya bagian kertas bisa jadi kertas lagi. Plastik bisa dijadikan produk plastik lain. Kombinasi plastik dan aluminium foil itu bisa jadi papan yang saat ini jadi atap. Tapi produknya belum banyak. Yang kita lakukan berusaha menambah kemasan yang bisa digunakan dan recycle," ujarnya.
Baca Juga: Bawa Ide Sustainable Bioplastic, Indonesia Juara Dunia Battle of Minds 2021
Momen memilah, membersihkan, dan melipat produk itu juga bisa diabadikan lewat video untuk kemudian dibagikan melalui media sosial.
Dalam rangka kampanye #PilahBilasLipat tersebut SIG dan Kara santan menantang masyarakat dalam kompetisi video dengan berbagai hadiah menarik. Mekanisme kompetisi tersebut bisa dilihat di media sosial SIG maupun Kara santan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek