Suara.com - Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Novrizal Tahar mengatakan, kementeriannya berkomitmen untuk melakukan pengurangan sampah plastik di Indonesia. Hal ini merupakan perwujudan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 13 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan 3R melalui Bank Sampah yang menjadi Dasar Pelaksanaan Bank Sampah di Indonesia.
Pernyataannya ini disampaikan dalam talkshow berjudul “Roadmap of Waste Reduction by Producer, a New Platform to Accelerate and Implement Circular Economy in Indonesia”, yang merupakan bagian dari Paviliun Indonesia COP-26 UNFCCC, Direktorat Jenderal PSLB3, yang diselenggarakan secara virtual di Jakarta, Kamis (11/11/2021).
Salah satu upaya untuk mengurangi sampah plastik di Indonesia, Novvrizal menyebut, pihaknya bekerja sama dengan banyak produsen untuk menjalankan Peta Jalan Pengurangan Sampah.
“Sekarang masih dalam proses sosialisasi. Walaupun demikian, respons para produsen cukup bagus. Berbagai asosiasi membuat forum sendiri untuk mensosialisasikan peta jalan ini,” ujarnya.
Untuk memasifkan pengurangan sampah dari para produsen, saat ini KLHK tengah menyiapkan aplikasi khusus, yang di dalamnya memuat cara atau upaya yang dilakukan para produsen terkait pengurangan sampah.
“Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan produsen mencari informasi yang mereka perlukan dalam upaya pengelolaan sampah plastik. Aplikasi ini juga terbuka untuk publik secara luas, sehingga mereka bisa berkonsultasi dengan kami terkait tujuan tersebut,” tambahnya.
Daur Ulang dan Kurangi Pemakaian Plastik
Pada kesempatan yang sama, Sustainable Development Head Danone Indonesia, Karyanto Wibowo mengatakan, pihaknya sangat mendukung KLHK dalam pengurangan sampah plastik. Sejak awal, produsen pertama air minum kemasan ini memang telah mendukung konsep economy circular, dimana penggunaan bahan daur ulang sangat disarakan.
“Perusahaan kami menggunakan make-use-recycle, yaitu membuat, memakai kembali, dan mendaur ulang. Seluruh sampah plastik dari kemasan minuman telah 70% di-reuse dan 95% merupakan hasil recycle,” ujarnya.
Menurut Karyanto, hal ini merupakan bagian dari komitmen Danone untuk mendukung ekonomi sirkular di Indonesia. Danone minta bantuan dari konsumen, mitra, hingga masyarakat luas, termasuk para pengumpul sampah plastik untuk membantu mengumpulkan sampah plastik dan memprosesnya, sehingga bisa digunakan kembali.
Baca Juga: KTT Iklim COP 26 di Glaslow, KLHK: Terdapat Kemajuan Besar dalam Proses Negosiasi
“Tidak lupa, kami memberikan juga semangat bagi masyarakat untuk mau membantu kami mengurangi sampah produk kami. Bagi pemulung misalnya, kami sediakan insentif, termasuk insentif kesehatan,” tambah Karyanto.
Di acara yang sama, General Manager of Corporate Affairs & Sustainability PT Lion Superindo, D. Yuvlinda Susanta juga mengungkapkan cara-cara yang dikembangkan dalam usaha menurunkan jumlah sampah. Sebagai perusahaan retail, Superindo tak hanya berkomitmen menurunkan jumlah sampah plastik, tapi juga sampah makanan.
“Untuk mengurangi sampah makanan, kami menjalin kerja sama dengan food bank setempat untuk menghibahkan kelebihan makanan. Kami pastikan bahwa makanan akan tetap dimanfaatkan seperti seharusnya. Selain dengan food bank, kami juga menghibahkan makanan berlebih untuk dijadikan animal feed atau makanan hewan,” jelasnya.
Demi mengurangi sampah kemasan, termasuk sampah plastik, Yuvlinda menyebut, Superindo telah mengkampanyekan pengurangan penggunaan plastik sejak beberapa waktu lalu. Saat ini, pelanggan akan diberikan kardus untuk memuat belanjaan mereka atau disarankan untuk membawa kantong belanja sendiri.
“Yang terbaru, kami sekarang juga berusaha mengurangi penggunaan roll plastic, yang biasanya digunakan untuk buah atau sayur. Kami beralih ke kantong segar, demikian kami menyebutnya, yang pemakaiannya bisa dilakukan berulang kali,” ujarnya.
Untuk mendukung upaya pemerintah dan upaya dunia dalam mengurangi sampah, Yuvlinda mengatakan, pada 2029, perusahaannya menargetkan akan zero landfill alias tidak menghasilkan sampah sama sekali.
Berita Terkait
-
Bawa Ide Sustainable Bioplastic, Indonesia Juara Dunia Battle of Minds 2021
-
KTT Iklim COP 26 di Glaslow, KLHK: Terdapat Kemajuan Besar dalam Proses Negosiasi
-
Bermanfaat untuk Sekitar, Pengelolaan Sampah Plastik Harus Memberdayakan Masyarakat
-
Kurangi Sampah Plastik, IWP & Siklus Luncurkan Solusi Isi Ulang di Labuan Bajo
-
Dunia Tanpa Sampah Plastik
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal