Suara.com - Saat ini, kesadaran seseorang untuk memilih makanan sehat dan bernutrisi semakin meningkat. Perubahan ini bahkan semakin dirasakan selama pandemi.
Dalam survei yang dilakukan Grab NEXT “Laporan Tren F&B Indonesia 2021” terlihat 7 dari 10 orang di Indonesia mengaku ingin lebih teratur mengonsumsi makanan sehat.
Meningkatnya tren gaya hidup sehat seperti ini akhirnya membuka peluang besar bagi para pebisnis kuliner dalam menyajikan makanan sehat yang beragam, untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan terus berkembang.
Sayangnya, di tengah tren ini, ternyata masih banyak pebisnis kuliner yang kurang percaya diri bahwa makanan sehat bisa disajikan lebih variatif dan sedap.
"Padahal, menu makanan sehat yang lezat sangat bisa didapatkan dengan penggunaan bahan berkualitas, teknik memasak yang tepat, dan pemanfaatan bahan-bahan yang lebih beragam,” kata Christopher Aldo, pemilik dan pendiri YellowFit Group dalam peluncuran Knorr Mushroom & Vegetable Seasoning, Selasa (23/11/2021).
Hal senada juga diungkap Chef Norman Ismail. Menurutnya, kendala yang dihadapi pebisnis kuliner untuk menciptakan makanan sehat ialah karena mereka kurang mengeksplor. Karena itu, ia menyarankan mereka untuk lebih berani mencoba.
"Mulailah dari sekarang menggunakan bahan-bahan sehat dari tumbuhan atau penggunaan tempe. Makanan sehat bukan kaku atau nggak enak. Karena berpikiran makanan enak tinggi lemak, tinggi kolestrol. Padahal makanan sehat bisa seenak itu," ujarnya.
Memahami kondisi dan tantangan para pebisnis kuliner makanan sehat, Knorr yang kini bertransformasi menjadi Knorr Professional mendorong para chef untuk #EksploRasa, yaitu mengkreasikan sajian yang lebih beragam dengan tidak ragu mengeksplorasi bahan-bahan baru, dan memasak secara lebih progresif.
Langkah Knorr Professional di Indonesia diawali dengan kehadiran Knorr Mushroom & Vegetable Seasoning, kaldu bubuk tanpa tambahan penguat rasa (atau MSG) yang mengandung ekstrak jamur serta mirepoix sehingga berbagai menu makanan sehat dapat ‘naik kelas’.
Baca Juga: Yuk Cegah Diabetes dengan Bahan Masakan Rendah Gula
"Mirepoix sendiri merupakan campuran berbagai tumbuhan penambah citarasa, seperti bawang bombay, wortel, seledri dan batang daun bawang. Sehingga kombinasi antara kaldu jamur dan mirepoix akan memunculkan rasa umami yang pas sehingga tidak mengubah hasil akhir masakaan dari chef sendiri," tutup Joy Tarigan, Managing Director Unilever Food Solutions.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong
-
PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98
-
Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang
-
Gunung Geulis Sukabumi Terbakar, 4 Hektare Lahan Hangus Api Mendekati Pemukiman
-
Ramalan Shio 26 Agustus 2026, 4 Shio Ini Mulai Melihat Jalan Keluar