Suara.com - Diabetes Melitus menempati posisi 4 besar penyakit berbahaya setelah serangan jantung, HIV, dan TBC. Diabetes Melitus dianggap sebagai penyebab kematian dari beberapa juta orang di dunia. Umumnya, penyakit ini dipicu oleh pola hidup yang kurang sehat. Mulai dari pola makan, pola tidur maupun pola hidup.
Untuk itu, bertepatan dengan Hari Diabetes Sedunia, Direktur PT Pasar Segar Indonesia, Sandi Suhendro mengajak masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengatur pola makan agar gula darah senantiasa terjaga. Salah satu langkahnya adalah dengan menggunakan bahan masakan rendah gula yang terjamin kualitas serta kesegarannya.
"Bekerja sama dengan puluhan mitra penjual yang tersebar di Pulau Jawa, Pasar Segar berupaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan masakan yang sehat, segar, dan berkualitas dengan pengiriman yang cepat. Untuk meningkatkan pengalaman berbelanja, Pasar Segar juga turut menghadirkan promo cashback hingga 100% untuk setiap transaksi menggunakan metode ShopeePay pada periode kampanye ShopeePay Super Online Deals," tutur Sandi Suhendro.
Yuk, jaga kadar gula darahmu dengan memasak kudapan menggunakan bahan-bahan rendah gula berikut ini:
Penuhi kebutuhan karbohidrat dengan karbohidrat kompleks atau biji-bijian utuh
Konsumsi beras sebagai sumber karbohidrat memang memengaruhi kadar gula darah penderita diabetes. Hal ini terjadi karena karbohidrat yang terkandung di dalamnya akan dipecah menjadi glukosa (gula darah). Sebagai pengganti nasi putih yang mengandung karbohidrat sederhana, kamu bisa mengonsumsi nasi merah dengan karbohidrat kompleksnya yang relatif lebih stabil, sehingga lebih bersahabat untuk kamu yang sedang mengontrol gula darah. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh sebagai sumber karbohidratmu seperti sereal, oatmeal, hingga roti gandum.
Sisihkan kulit pada daging ayam pilihanmu
Penderita diabetes dihimbau untuk memilih jenis daging yang akan dikonsumsi dengan bijak agar gula darah tetap terjaga. Perlu diingat bahwa beberapa jenis daging mengandung lemak jenuh, kolestrol, dan kalori tinggi yang dapat memicu penambahan berat badan. Hal ini harus diwaspadai, pasalnya berat badan merupakan salah satu faktor risiko diabetes. Salah satu jenis daging yang bisa dipilih adalah daging ayam tanpa kulit. Jangan khawatir, kamu bisa berkomunikasi langsung dengan mitra penjual di Pasar Segar dan meminta daging ayam tanpa kulit layaknya berbelanja langsung di pasar.
Asupan protein dari berbagai jenis ikan
Baca Juga: Bagai 'Air' bagi Penderita Diabetes, Inilah Pentingnya Suntikan Insulin Setiap Hari
Untuk memenuhi kebutuhan protein, ikan merupakan salah satu makanan yang sering direkomendasikan untuk pengidap diabetes. Selain tidak berpotensi meningkatkan gula darah, ikan bahkan dapat membantu mengendalikan gula darah tubuh. Beberapa jenis ikan yang direkomendasikan untuk kamu yang sedang berupaya mengontrol gula darah adalah ikan salmon, tuna, makarel, dan kembung. Selain memilih jenis ikan, olahlah ikan dengan cara direbus, dikukus, atau dibakar, agar manfaat yang terkandung tetap terjaga.
Pilah pilih sayur-mayur dan buah-buahan
Bicara soal mengatur pola makan sehat, pastinya tidak terlepas dari mengonsumsi sayur dan buah. Bagi kamu yang sedang mengatur kadar gula, pilihlah sayur dan buah yang memiliki indeks glikemik rendah, yaitu sekitar 55. Indeks glikemik (IG) adalah ukuran kecepatan suatu makanan untuk diproses menjadi gula darah oleh tubuh. Kamu bisa mengonsumsi sayur-sayuran seperti wortel, brokoli, kubis, bayam, selada, hingga mentimun. Sedangkan untuk buah-buahan, kamu bisa memilih apel, jeruk, alpukat, mangga, hingga kiwi.
Itulah beberapa bahan makanan yang dapat menjadi pilihan untuk mulai membangun pola makan yang sehat. Semua rekomendasi bahan makanan di atas dapat kamu beli dengan mudah secara online melalui Pasar Segar. Selain praktis tanpa harus keluar rumah, check out belanjaan sayur, lauk, dan bahan dapur lainnya juga makin hemat dengan cashback hingga 100% selama periode kampanye ShopeePay Super Online Deals dari tanggal 15-21 November.
Yuk, lindungi diri dan keluargamu dengan mengonsumsi makanan rendah gula. Unduh aplikasi Pasar Segar di smartphone-mu atau langsung kunjungi situs resmi Pasar Segar di pasarsegar.co.id. Tidak perlu repot, Pasar Segar akan mengantar semua belanjaan langsung ke depan pintu rumahmu.
Berita Terkait
-
4 Makanan Korea Terpopuler di Indonesia, Penggemar Drakor dan Kpop Harus Coba!
-
7 Anak Diduga Keracunan Makanan Pesta Ulang Tahun di Jakarta Utara
-
4 Makanan Khas Bali Nonhalal, Menu Babi Guling Lagi Hits Banget
-
Banyak Manfaat, Deretan Buah Ini Cocok untuk Makanan Ibu Hamil
-
Bisa Dikonsumsi Penderita Hipertensi, Ini 7 Makanan untuk Menurunkan Darah Tinggi
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
Terkini
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran