Suara.com - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kini sudah mulai digelar. Bukan cuma di sekolah formal, sejumlah layanan les bahasa Inggris, seperti EF Kids & Teens Indonesia juga sudah mulai melakukannya.
Operations Director EF Kids & Teens, Christopher Llyod, menyambut baik hal ini karena menurut dia, dimulainya kembali belajar tatap muka akan memberikan manfaat ekstra bagi siswa.
Dengan begitu, siswa bisa berinteraksi langsung antara siswa dan guru, sehingga dapat membantu meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mereka.
"Keputusan ini tentu dilaksanakan berdasarkan beberapa pertimbangan seperti zona area sekolah atau center, simulasi pembelajaran tatap muka, persetujuan pemerintah setempat, serta status vaksinasi seluruh staf dan tenaga akademis tempat kami," jelas dia dalam siaran pers yang Suara.com terima, Rabu (24/11/2021).
Dalam melaksanakan PTM yang sudah dimulai di beberapa cabang, Llyod menjelaskan bahwa pihaknya mengacu pada standar protokol kesehatan yang ketat guna mengutamakan kesehatan seluruh peserta pendidikan. Peraturan itu mulai dari guru dan staf, siswa, hingga walinya.
“Seluruh tenaga akademis dan staf juga sudah mendapatkan vaksin Covid-19. Kami menerapkan prokes yang ketat seperti; menggunakan masker, melakukan thermal screening dengan alat yang tersedia, selalu mengutamakan kebersihan diri dan sekitarnya, membatasi jumlah siswa dalam kelas, menjaga jarak, menghindari kontak fisik, dan lain-lain," jelas Christopher.
Dengan standar prokes yang diterapkan, Iaberharap pelaksanaan PTM akan membuat seluruh yang terlibat di dalamnya merasa aman dan nyaman, meski di tengah pandemi. Secara berkala, EF juga akan mengevaluasi pelaksanaan PTM serta kemajuan para siswa.
Di sisi lain, kelas online melalui EF Premium Online Class tetap dilakukan di cabang-cabang yang masih belum memungkinkan untuk melaksanakan kelas tatap muka.
EF Kids & Teens Indonesia juga menghadirkan promo khusus YES (Year End Special) berupa harga khusus, berbagai merchandise keren, dan promo menarik lainnya bagi yang mendaftar di bulan November 2021 ini.
Baca Juga: Terendah dalam Setahun, Kasus Aktif COVID-19 Kota Bandung di Bawah Angka 60
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Menjaga yang Tersisa: Peran Rahayu Oktaviani dan KIARA dalam Konservasi Owa Jawa
-
Baia Nonna Kantongi Sertifikasi Halal, Sajikan Menu Peranakan Autentik dan Kaya Rempah
-
BPOM Siapkan Label Nutri-Level, Berapa Batas Aman Konsumsi Gula Harian?
-
Siapa Promotor Hammersonic Festival 2026? Refund Tiket 100 Persen usai Jadi Konser Privat
-
Benarkah BLT Kesra Cair Lagi Bulan April 2026? Cek Info Terbarunya
-
Saat Udara Rumah Tak Lagi Aman, Inovasi Pemurni Jadi Investasi Kesehatan Jangka Panjang
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Rincian Tarif Listrik Terbaru
-
Sabun Cuci Muka Bagus pH Berapa? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Aman
-
6 Sepeda dengan Boncengan Belakang Bawaan, Kuat Buat Anak dan Orang Dewasa
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Tercium dari Jarak Jauh, Aroma Elegan dan Tahan Lama