Suara.com - Saat berbelanja di minimarket, ada kalanya pelanggan kesulitan menemukan produk yang dicari. Di momen ini, biasanya pelanggan akan bertanya kepada pramuniaga minimarket letak barang yang dicari.
Hal ini pula yang dilakukan oleh seorang pria saat tak berhasil menemukan keju di minimarket. Namun, saat itu ia tak segera mendapatkan jawaban dari pramuniaga yang ditanyai.
Ternyata di balik kejadian tersebut, ada fakta menyentuh yang ia dapat. Hal itu dibagikan melalui akun Twitter @papapanda0911.
Pria ini bertanya pada seorang pramuniaga yang tengah menyortir barang di rak. Namun, ia sama sekali tak ditanggapi dan pramuniaga tersebut tetap asyik melakukan pekerjaannya.
Beberapa kali ia memanggil, respons dari pramuniaga itu tetap nihil. Pria ini pun menyolek sang pramuniaga tersebut yang akhirnya menoleh.
Pramuniaga tersebut langsung kaget dan meminta maaf karena tak tahu sedari tadi dipanggil. "Maaf, Pak. Saya tuli," ujar pramuniaga tersebut kepada pria ini dengan ucapan yang tak terlalu jelas.
Pramuniaga tersebut dengan sigap berusaha memanggil rekan kerjanya untuk membantu pria ini. Hal ini pun langsung membuat pria ini salut dengan minimarket Alfamart yang memperkerjakan teman tuli.
"Dan tugas dia di situ hanya sortir dan display barang-barang sekaligus cek stok," tulis pria ini dalam cuitannya.
Unggahan ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: Banyak Produk Keju Cheddar Tidak Menggunakan Bahan Asli, Pakar Ungkap Cara Membedakannya
"Yuk, kita makin dekat dengan mereka, bisa dimulai dari abjad dan bahasa isyarat ringan semampu kita dulu, yuk," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Salah satu kasir di department store Grand Indonesia pun juga bisu. Ketika aku balas terima kasih pakai BISINDO, dia seneng banget dan sambil elus perutnya karena dia lagi hamil. Ternyata beberapa perusahaan mulai inklusif. Senang lihatnya. Saatnya kita belajar BISINDO," ujar warganet ini.
"Sangat bersyukur sekarang banyak perusahaan swasta mau merekrut orang yang punya keterbatasan khusus, sehingga membantu hidup mereka. Dulu pernah merasakan gimana di tolak ketika melamar kerja sebagai orang yang punya keterbatasan fisik," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Selasa (7/12/2021), cuitan ini sudah disukai oleh 50 ribu akun di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
-
Mengapa Edukasi Menstruasi Bisa Membantu Menekan Risiko HIV pada Remaja?
-
Kopi Plant-Based Kian Digemari, Susu Kelapa Hadirkan Sensasi Gurih dan Creamy
-
Link Download Naskah Pidato Kepala BPIP untuk Amanat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
-
7 Sunscreen Stick Non-Comedogenic yang Nyaman untuk Kulit Berminyak dan Rentan Jerawat
-
4 Shio yang Diprediksi Keluar dari Masa Sulit pada Hari Ini, Hidup Mulai Lebih Tenang
-
Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 untuk Sekolah dan Instansi, Digelar Serentak 1 Juni
-
Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda
-
Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua
-
Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit