Suara.com - Untuk memiliki ukuran dada idaman, tidak sedikit wanita yang nekat melakukan implan payudara.
Salah satunya adalah model dan bintang film dewasa bernama Karmen Karma. Wanita ini merasa butuh implan payudara demi karirnya.
Meski begitu, Karmen malah mengalami keracunan implan hingga merasa nyaris sekarat setelah mendapatkan payudara impian.
Melansir New York Post, model 30 tahun ini mengubah ukuran payudara dari 34B ke 34F pada tahun 2018 silam.
"Aku merasakan banyak tekanan untuk memiliki penampilan tertentu selama bekerja di industri dewasa," ungkap model yang tinggal di Los Angeles ini.
"Aku merasa jika aku ingin mendapatkan adegan dan sukses, aku harus punya ukuran dada lebih besar," tambahnya.
Meski begitu, Karmen mulai mengalami efek samping ketika dirinya memasang implan payudara kedua.
"Langsung setelahnya, aku merasa ada yang tidak benar. Aku mengalami migrain setiap hari dan rasa lelahku sangat ekstrem sehingga aku tidak bisa turun dari kasur," ujar ibu dua anak ini.
Karmen sampai harus tidur paling tidak tiga kali sehari, merasakan kelelahan kronis dan depresi, migrain, hingga mengalami kenaikan berat badan, susah bernapas, dan susah berkonsentrasi.
Baca Juga: Daun Kubis Bisa Redakan Rasa Sakit di Payudara saat Menyusui, Mitos atau Fakta?
Semua hal yang dialami Karmen tersebut diduga merupakan gejala BII atau Breast Implant Illness.
"Aku pikir aku sedang sekarat. Aku tidak bisa berfungsi sebagai manusia normal," tambah Karmen.
Karmen lantas melakukan beberapa tes karena sudah curiga dirinya keracunan implan. Namun, hasil tes Karmen menunjukkan segalanya normal.
Meski begitu, model ini akhirnya memutuskan untuk menghilangkan implan payudara miliknya. Kondisi Karmen juga membaik setelah itu.
"Payudara palsuku meracuni tubuhku dan hampir menghancurkan hidupku. Aku awalnya melakukan operasi agar bisa lebih sukses di film dewasa tapi aku berakhir hanya bisa syuting dua adegan dalam setahun," ujar Karmen menyesal.
Kondisi BII atau keracunan implan payudara sendiri masih menjadi kontroversi. Ada beberapa dokter yang menganggap BII bukan kondisi nyata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
4 Rekomendasi Sabun untuk Mesin Cuci Front Loading, Minim Busa dan Aman Digunakan
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
5 Bedak Padat Wardah Untuk Menutupi Flek Hitam, Harga Murah Coverage Juara
-
5 AC Portable Terbaik untuk Kamar Kos yang Hemat Energi, Nggak Perlu Instalasi Ribet!
-
5 Rekomendasi Kulkas Dengan Watt Kecil Terbaik 2026, Efisien untuk Jangka Panjang
-
Terancam Mau Diblokade Iran, Laut Merah Ada di Negara Mana?
-
Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
-
Persiapan El Nino Godzilla: Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya untuk Pelajar Cewek dan Cowok
-
Belum Kelar Skandal Mahasiswa Hukum UI, Muncul Isi Chat Mesum Diduga Guru Besar Unpad
-
Tarif Nginap di Four Seasons Hotel George V Paris, Tempat Prabowo Beri Kejutan Ultah ke Teddy