Suara.com - Selama satu tahun membuka gerai di Indonesia, Taco Bell Indonesia, restoran cepat saji yang terinspirasi penganan khas Meksiko, berhasil menjual 150.000 potong Taco, 77.000 buah Burrito, 90.000 potong Quesadilla juga menghabiskan 8 ton Nachos.
Besaran kuantitas tersebut memperlihatkan bahwa restoran tersebut cukup diterima oleh masyarakat Indonesia yang memang terbiasa dengan menu-menu yang kaya rasa seperti halnya kuliner khas Meksiko.
Fakta penjualan selama satu tahun tersebut semakin memantapkan PT Fast Food Indonesia, sebagai pemegang waralaba Taco Bell di Indonesia untuk melanjutkan rencana ekspansi yang lebih besar di tanah air. Pembukaan restoran kedua di Pantai Indah Kapuk pada bulan November silam merupakan salah satu langkah lanjutan yang akan diikuti oleh pembukaan gerai-gerai Taco Bell lainnya di Indonesia.
"Saya gembira Taco Bell Indonesia mampu melewati usia satu tahun dengan keberhasilan meski menghadapi tantangan yang tidak mudah, khususnya di masa pandemi Covid 19," ujar
Eric Leong, CEO PT Fast Food Indonesia
Eric menjelaskan bahwa pihaknya dipercaya untuk menjadi pemegang waralaba Taco Bell di Indonesia karena telah berpengalaman selama puluhan tahun di bisnis kuliner khususnya Quick Service Restaurant atau restoran cepat saji.
"Kepercayaan yang kami dapat untuk mengembangkan Taco Bell di Indonesia kami jawab dengan kerja keras, sehingga Taco Bell di Indonesia telah memberi hasil yang positif pada tahun pertama keberadaanya."
"Dari data yang ada, Taco Bell Indonesia terbukti mendapat apresiasi yang bagus dari masyarakat Indonesia."
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan