Suara.com - Pemilihan makanan ibu hamil merupakan hal yang penting. Hal itu karena sumber makanan yang masuk dari mulut ibu hamil nantinya juga akan diterima oleh janin. Asupan makanan untuk ibu hamil yang tepat juga memegang peran penting untuk pertumbuhan kecerdasan otak, tulang, mata, dan berbagai kondisi kesehatan pada si calon bayi.
Supaya tidak salah pilih, dilansir dari laman Healthline, berikut 9 makanan pilihan untuk ibu hamil.
Susu dan Olahannya
Selama masa kehamilan, kebutuhan protein dan kalsium akan meningkat seiring dengan pertumbuhan si kecil di dalam perut. Kebutuhan ini dapat diperoleh dari susu dan olahannya seperti keju, susu, dan yogurt.
Selain tinggi kalsium dan protein, susu mengandung fosfor, vitamin B, magnesium, dan zinc yang baik untuk bayi. Beberapa jenis yoghurt bahkan mengandung bakteri probiotik yang mendukung kesehatan pencernaan.
Makanan selanjutnya untuk ibu hamil adalah bermacam kacang-kacangan, termasuk kacang polong, buncis, dan kedelai. Salah satu nutrisi yang paling dibutuhkan dari kacang-kacangan adalah folat, terutama pada kehamilan di trimester pertama dan sebelumnya.
Setidaknya dibutuhkan 600 mikrogram folat setiap harinya yang dapat dipenuhi melalui kacang-kacangan dan suplemen dari dokter. Selain itu, tingginya serat pada kacang-kacangan juga baik untuk ibu hamil.
Baca Juga: Tips Persiapan Perjalanan dan Naik Pesawat Bagi Ibu Hamil
Tidak hanya enak rasanya, ubi jalar juga memiliki berbagai nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil seperti beta karoten dan vitamin A. Namun, berhati-hatilah dengan sumber vitamin A hewani dalam jumlah berlebihan karena dapat menyebabkan toksisitas.
Serat nabati dan beta karoten yang tinggi pada ubi jalar juga dapat menekan rasa lapar dan mencegah terjadinya lonjakan gula darah. Di samping itu, serat akan melancarkan proses pencernaan dan mencegah sembelit.
Kandungan asam lemak omega-3 esensial pada jeni ikan satu ini merupakan sumber makanan ibu hamil yang sangat baik karena dapat membantu membangun kecerdasan otak dan mata bayi.
Salmon juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menggantikan asupan beberapa makanan laut yang berkemungkinan mengandung merkuri seperti pada ikan marlin, raja makarel, dan tuna mata besar. Salmon pun tinggi vitamin D yang baik untuk pertumbuhan tulang dan kekebalan tubuh.
Telur
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli
-
6 Sunscreen Moisturizer SPF 50 Sat Set untuk Busy Morning, Diperkaya Collagen dan Ceramide
-
Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim
-
7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian
-
14 Mei Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bulan Mei 2026
-
Sunscreen yang Bagus SPF Berapa? Ini Penjelasan Dokter dan 6 Rekomendasinya
-
Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten
-
3 Bedak High End yang Tahan Lama untuk Makeup Kondangan, Bikin Wajah Lebih Halus
-
Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya