Suara.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut untuk melawan Covid-19, perlu ada senjata andalan yang bisa digunakan. Apa itu?
Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah diberikan mulai dari usia anak di atas 6 tahun. IDAI menyampaikan bahwa orangtua tak perlu ragu membawa anaknya imunisasi Covid-19, karena vaksin saat ini telah terbukti aman dan efektif.
Ketua UKK Infeksi Penyakit Tropis IDAI Dr. Dr. Anggraini Alam, Sp.A(K)., mengatakan, vaksin sebenarnya menjadi senjata tambahan dalam melawan paparan virus corona SARS Cov-2 itu.
"Kita sudah punya senjata untuk melawan Covid-19. Selain protokol kesehatan, ada tambahan senjata yaitu vaksin. Secara global jumlah dosis vaksin yang sudah dikeluarkan angkanya mungkin sudah trilium. Artinya, apa lagi keraguan kita? Kenapa menjadi gelisah sendiri sedangkan secara global semua sudah menggunakan senjata vaksin Covid," tuturnya dalam siaran langsung Instagram IDAI, Selasa (18/1/2022).
Sama efektifnya pada orang dewasa, vaksin juga bisa mencegah anak-anak mengalami perburukan gejala apabila terinfeksi Covid-19, sambung dokter Anggraini. Sehingga, kemungkinan gejala yang terjadi hanyanringan atau tidak bergejala sama sekali.
Ia menambahkan, risiko anak-anak mengalami gejala sisa atau long covid pasca sembuh dari infeksi juga sama besarnya seperti orang dewasa.
"Salah dua yang paling menyebalkan (gejala long covid) adalah susah makan dan anak menjadi malas belajar," ujarnya.
Apabila anak terinfeksi Covid-19 hingga gejala parah juga rentan terjadi sindrom inflamasi multisistem atau MIS-C. Menurut dokter Anggraini, kondisi MIS-C bisa berdampak sebabkan anak lebih beresiko terkena penyakit sangat berat di kemudian hari.
"Saat ini bukan hanya di Amerika, kebetulan rumah sakit kami di Bandung juga baru kali ini lebih banyak pasien anak daripada dewasa. Walaupun angkanya masih dibawah 10, tetapi tumben anak lebih tinggi dibandingkan dewasa. Ini harus hati-hati," ujarnya.
Baca Juga: Jumlah Penduduk Miskin Riau Capai 496.660 Orang, BPS Ungkap Penyebabnya
Berita Terkait
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
IDAI Peringatkan BGN terkait Risiko Susu Formula di Program MBG
-
IDAI Kritik Susu Formula di Program MBG, Pangan Lokal Lebih Efektif
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
8 Minuman Penurun Kolesterol, Cocok Dikonsumsi Setelah Makan Daging Kurban
-
31 Ucapan Hari Raya Waisak yang Singkat, Penuh Makna, dan Menyentuh Hati
-
Out of the Boox, Gudang Buku 2026 Hadir Kembali di 12 Kota!
-
Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda
-
Apa Saja yang Dilakukan saat Hari Raya Waisak? Mengenal Hari Tri Suci Umat Buddha
-
Di Tengah Tren Kerja Remote, Komunitas WFC Journal Jadi Ruang Baru untuk Merasa Tidak Sendirian
-
5 Amalan dan Bacaan Doa di Hari Tasyrik yang Dianjurkan setelah Iduladha
-
Puasa Setelah Idul Adha Kapan Lagi? Ini Alasan Kenapa Kita Dilarang Berpuasa
-
Apakah Hari Ini Boleh Puasa? Ini Penjelasan Hari Tasyrik setelah Iduladha
-
10 Makanan untuk Menurunkan Kolesterol setelah Makan Daging Kurban