Suara.com - Karier keartisan Tasya Kamila telah dimulai sejak usianya masih balita. Namanya makin dikenal publik setelah ia mengelurkan album pertama yang bertajuk 'Libur Telah Tiba' tahun 2000.
Lagu yang menampilkan keriangan anak-anak terhadap hari libur sekolah itu ternyata bertolak belakang dengan kepribadian Tasya yang justru suka sekolah.
"Aku kan dulu penyanyi cilik, terus nyanyinya 'Libur Telah Tiba' pula, jadi banyak yang nanya ke aku, sudah berkarier di dunia entertainment dari kecil, menghasilkan duit, tapi kok malah doyan sekolah? Ini soalnya sudah menjadi cita-cita, rules aku," kata Tasya dalam webinar 'Bergerak Bersama Majukan Pendidikan Indonesia', Selasa (25/1/2022).
Meski sibuk dengan berbagai aktivitas keartisannya, Tasya mengaku selalu ingin mendapatkan jenjang pendidikan yang tinggi.
"Dari dulu kalau pendidikan memang jangan sampai S1 saja, seenggaknya harus S2. Terus S2-nya juga aku memutuskan untuk kuliah di luar negeri. Karena aku yang dari TK sampai S1 di Indonesia, pengen nyoba keluar dari zona nyaman, pengen merasakan hidup lebih mandiri," cerita Tasya.
Cita-cita tersebut berhasil diraihnya setelah lolos beasiswa pemerintah Indonesia LPDP untuk jenjang S2 di Columbia University pada 2016. Kesempatan itu diraihnya sekaligus untuk mengukur kemampuan dirinya dalam beradaptasi dengan lingkungan dan budaya baru di tempat yang jauh dari keluarga.
"Seberapa jauh limit aku, seberapa kuat aku ketika di-push dan menghadapi tantangan baru. Juga ingin mendapatkan pendidikan yang lebih baik di salah satu sekolah terbaik di dunia untuk S2. Dan aku memang anaknya suka banget belajar, suka bisa dapat pengetahuan dan skill baru dari apa yang aku lakukan. Tentunya lewat pendidikan formal juga," tuturnya.
Kegemaran belajar dan sekolah tinggi juga tak lepas dari peran orangtuanya. Memiliki ayah seorang dosen, Tasya mengatakan kalau sejak dulu pernah diberi nasihat bahwa ilmu tidak akan pernah habis saat digunakan, berbeda dengan uang.
"Dan itulah yang jadi motivasi aku untuk mengejar cita-cita pendidikan," kata ibu satu anak tersebut.
Baca Juga: Antisipasi Omicron, 2 Negara Bagian Australia Lakukan Tes Covid-19 ke Siswa 2 Kali Seminggu
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Kekayaan Dyastasita Widya Budi Juri LCC 4 Pilar MPR RI Versi LHKPN, Tak Punya Kendaraan?
-
DD Cream untuk Apa? Ini 4 Rekomendasi Mulai Rp30 Ribuan dari Brand Lokal
-
Apa itu Fistula Perianal? Penyakit yang Diderita Nadiem Makarim
-
Apakah Jumat 15 Mei 2026 Libur? Ini Keputusan Resmi Pemerintah Soal Cuti Bersama
-
6 Bedak Tabur Lokal Anti Luntur Kualitas High-End, Makeup No Geser Pori-pori Tersamar Sempurna
-
9 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki untuk Haji, Nyaman Dipakai Tempuh hingga 50 Km
-
Tak Cuma Ortuseight Hyperblast 2.0, Ini 6 Sepatu Lari Lokal 'Max Cushion' yang Super Empuk
-
Festival Raksha Loka, Buktikan Solusi Komunitas Sebagai Kunci Hadapi Krisis Iklim Global
-
Berapa Tarif Kamaruddin Simanjuntak yang Bongkar Kasus Ferdy Sambo?
-
Menyelamatkan yang Terbuang: Perjalanan Dr. Susana Membangun Pejaten Shelter