Suara.com - Penetrasi asuransi di Indonesia masih cukup rendah. Salah satunya disebabkan adanya miskonsepsi di tengah masyarakat yang masih kerap memandang asuransi dekat dengan bencana atau risiko. Bahkan, tak sedikit yang menganggap asuransi itu rumit dengan proses klaim yang justru merepotkan.
Selain miskonsepsi di atas, penyebab tak langsung lainnya adalah nilai kebersamaan yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia. Salah satu contohnya, ketika mobil Anda mogok di jalan, alih-alih menelepon asuransi, kebanyakan orang akan menelepon pasangan, saudara, atau teman untuk meminta bantuan.
Tentu saja, semangat kebersamaan ini bukanlah sesuatu yang buruk, karena telah menjadi DNA masyarakat Indonesia sejak lama.
Presiden Direktur Zurich Asuransi Indonesia, Hassan Karim, mengungkapkan, “Zurich memahami bahwa masyarakat Indonesia selalu mengedepankan nilai-nilai guyub dalam kehidupan sehari-hari, terlebih melindungi orang-orang terdekat, mulai dari keluarga, teman, hingga tetangga.”
Oleh karena itu, di tahun 2022 ini, PT Zurich Asuransi Indonesia, Tbk (Zurich) mengawali langkah strategisnya dengan meluncurkan kampanye #BarengJadiLebih yang merefleksikan semangat kebersamaan masyarakat Indonesia.
Melalui semangat kebersamaan tersebut, Zurich pun berupaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap asuransi.
Menurut Hassan, selama tahun 2021, Zurich telah melakukan riset konsumen di berbagai wilayah di Indonesia, yang mengungkapkan bahwa 71% orang membeli asuransi untuk perlindungan keluarganya. Namun, ketertanggungan mereka akan jaringan lokal sering kali dapat menghalangi mereka untuk mengenali kebutuhan asuransi.
Asuransi didasarkan pada prinsip yang sama ketika dibuat, dimana masyarakat bersama-sama berkontribusi untuk saling membantu pada yang membutuhkan bantuan atau perlindungan.
Melalui #BarengJadiLebih, Zurich ingin menunjukkan asuransi lahir dari kebersamaan untuk mengelola dan menghadapi risiko, dimana bersama-sama kita lebih kuat dan siap. Zurich percaya semangat kebersamaan dan komitmen untuk mendampingi masyarakat di setiap tahap kehidupan, membuat masyarakat bisa merasa lebih nyaman, aman, serta optimis untuk mewujudkan masa depan yang lebih cerah.
Hassan juga menjelaskan bahwa #BarengJadiLebih bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap asuransi.
Baca Juga: Mulai April, Thailand akan Kenakan Tarif Terhadap Turis Asing
Riset yang sama menemukan bahwa 45% responden yang tidak memiliki asuransi merasa belum memiliki pengetahuan bagaimana asuransi dapat membantu mereka.
Untuk merayakan dan mendalami semangat kebersamaan, Zurich mengadakan kompetisi foto bekerja sama dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI). Kompetisi ini mengajak masyarakat untuk mendefinisikan apa arti Kebersamaan bagi mereka dan bagaimana kita merasa lebih saat kita bersama di tengah kehidupan sehari-hari.
Kompetisi ini dibuka mulai 20 Januari hingga 27 Februari 2022, di mana pemenang akan berkesempatan mendapatkan total hadiah 65 juta rupiah. Foto yang telah dikurasi oleh dewan juri akan dipublikasikan kepada masyarakat umum melalui pameran fotografi di akhir kompetisi. Syarat, ketentuan, dan informasi lengkap mengenai kompetisi foto #BarengJadiLebih dapat diakses di www.zurich.co.id/bareng-jadi-lebih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho