Suara.com - Siapa yang tak kenal pempek? Makanan khas Sumatera Sealtan ini ini terbuat dari olahan ikan dan tepung, lengkap disajikan dengan kuah cuko. Tidak heran, pempek menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia karena kelezatan dari perpaduan rasa gurih, manis, dan asam dari kuah cuko dalam satu gigitan saja.
Dibalik kelezatannya, ternyata pempek memiliki filosofi yang jarang diketahui banyak orang, lho. Mulai dari tekstur, bentuk, hingga rasa pempek memiliki makna mendalam yang bisa menjadi pelajaran dalam menjalani hidup.
“Pempek merupakan salah satu makanan Indonesia yang tetap eksis di tengah maraknya kuliner internasional. Tingginya minat masyarakat akan kuliner khas Palembang ini juga membuat Pempek Ny. Kamto dapat terus menjaga eksistensinya selama hampir 38 tahun," kata Imam Santoso, pemilik Pempek Ny. Kamto
Tak hanya dapat dinikmati kelezatannya, berikut adalah empat filosofi pempek yang dapat menjadi acuan untuk menjadi pribadi yang positif.
Tekstur kenyal sebagai simbol fleksibel dan dinamis
Pempek memiliki tekstur kenyal yang berarti bahwa hidup harus luwes dan peka terhadap perubahan. Zaman yang terus berkembang menuntut tiap individu untuk terus beradaptasi dengan perubahan ke arah yang lebih positif. Jika kamu menguasai kedua hal tersebut, tentu akan memudahkanmu dalam menjalani kehidupan yang terus berubah seiring berkembangnya zaman.
Begitu juga dengan Pempek Ny. Kamto, pempek legendaris yang sudah berdiri sejak tahun 1984 ini terus berinovasi agar bisa mempertahankan eksistensinya hingga saat ini. Bermula hanya dari ruang tamu berukuran 3x3, kini Pempek Ny. Kamto telah memiliki lebih dari 30 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan hingga ke Singapura berkat kegigihannya.
Cita rasa pempek melambangkan keseimbangan hidup
Rasa pempek yang lezat datang dari perpaduan berbagai rasa yang seimbang. Ada rasa gurih dari ikan yang telah diolah serta manis dan asam dari kuah cuko. Dari perpaduan rasa tersebut, pempek dapat disajikan di berbagai kesempatan karena cita rasanya yang cocok dengan lidah banyak orang. Sama halnya dengan manusia, menjalani hidup yang seimbang akan memberikan banyak manfaat, seperti menghindari stres, semakin produktif, dan berdamai dengan diri sendiri. Hal tersebut dapat ditempuh jika kita bijak dalam mempertimbangkan berbagai hal, serta optimis bahwa hidup tentu akan indah jika kita bersabar dan berusaha.
Baca Juga: 5 Tempat Kuliner Populer di Serang, Pulang-Pulang Perut Kenyang!
Kuah cuko mengajarkan lebih realistis
Kondisi hidup memang selalu berubah-ubah, kadang kita merasa senang, tapi kadang digantikan oleh perasaan sedih. Layaknya perpaduan rasa pada kuah pempek yang manis dan asam, ini menjadi pengingat untuk kita agar dapat menjalani kehidupan dengan realistis. Dengan bersikap realistis, kita dapat meminimalisir rasa kecewa terhadap harapan dan mimpi yang belum tercapai. Hidup realistis bukan berarti kita tidak optimis, tapi kita dapat menjalani hidup dengan pantang menyerah.
Kualitas pempek yang menggambarkan kredibilitas
Rasa ikan pada pempek selalu dijaga kualitasnya agar memberikan cita rasa yang segar dan nikmat. Dalam artian, tiap individu sebaiknya mampu menjaga kualitas diri dan meningkatkan kemampuan agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya. Individu yang berkualitas tentu akan memiliki kredibilitas yang tinggi dalam hidupnya. Nah, kredibilitas ini juga yang menjadi salah satu kunci untuk meraih kesuksesan karena semakin berkualitas, semakin banyak pula orang yang mempercayai kamu untuk menyelesaikan tanggung jawab.
“Keempat hal tersebutlah yang menjadi pegangan kami hingga ke titik sekarang ini. Kami selalu memastikan Pempek Ny. Kamto terbuat dari bahan baku terbaik, ikan tenggiri dalam keadaan segar, serta proses yang higienis mulai dari pengolahan hingga produksi akhir.” tutup Imam Santoso.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Apakah ASN WFH Dapat Uang Makan? Begini Penjelasan Resminya
-
Tinted Sunscreen Wardah vs Facetology Lebih Bagus Mana? Ini yang Cocok Buat Kulit Orang Indonesia
-
Daftar Harga Cushion Wardah Terbaru April 2026 untuk Makeup Flawless
-
Escape 3 Jam dari Jakarta: Menikmati Sisi Magis Pandeglang Sambil Healing Tipis-tipis
-
Urutan Skincare Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam, Cocok Buat Usia 40 Tahun Keatas
-
Rismon Sianipar itu Siapa? Akan Dilaporkan JK ke Polisi soal Kasus Ijazah Jokowi
-
Berapa Suhu Ideal AC saat Cuaca Panas agar Tidak Cepat Rusak? Jangan Keliru!
-
Pendeta Dyan Sunu dan Upaya Membumikan Iman di Tanah Cadas Wonogiri
-
Mengapa Harga Plastik Mendadak Naik Selangit? Ini Penjelasannya
-
8 Keunggulan Ijazah Blockchain yang Diterima Pratama Arhan, Lebih Ramah Lingkungan