Suara.com - Demi mengubah penampilan bibir, prosedur suntik filler bibir memang banyak diminati meski memiliki berbagai risiko.
Selain itu, prosedur suntik filler juga memakan biaya yang tidak sedikit. Belum lama ini, seorang bintang TikTok mengalami nasib apes karena tidak bisa membayar suntik filler hingga selesai.
Melansir India Times, bintang TikTok asal Pakistan bernama Hareem Shah tersebut membagikan pengalamannya lewat media sosial.
Pada video tersebut Hareem Shah mengungkap jika ia sedang melakukan suntik filler. Namun, ia disuruh pergi saat rekening bank miliknya dibekukan pemerintah.
Dalam videonya yang viral, Hareem pun menunjukkan akibat dari suntik filler bibir yang baru berlangsung setengahnya tersebut.
Di sana, terlihat jika bibir atas wanita ini bengkak sebelah karena perawatan filler belum selesai.
Hareem Shah mengalami masalah dengan rekening bank miliknya setelah mengklaim ia membawa uang tunai dalam jumlah besar saat pergi dari Pakistan ke Inggris.
Akibatnya, Federal Investigation Agency (FIA) di Pakistan pun melakukan pemeriksaan seputar pencucian uang kepada Hareem Shah.
Hareem sendiri melakukan prosedur suntik filler bibir di Inggris. Namun, ia terpaksa berhenti di tengah jalan.
Baca Juga: Duh! Filler Bibir Wanita Ini Bisa Pindah ke Dagu, Ngotot Mengaku Belum Kapok
"Aku pergi ke klinik untuk mendapatkan filler bibir hari ini," ujarnya.
Hareem lantas melanjutkan bahwa dokter baru menyuntik satu sisi bibirnya ketika ia mendapat telepon bahwa semua rekening bank telah dibekukan FIA.
Karena takut tidak bisa membayar, Hareem pun akhirnya memutuskan untuk menghentikan prosedur suntik filler bibir itu di tengah jalan.
Menurut Federal Board of Revenue, seseorang dapat membawa jumlah mata uang asing berapa pun ke dalam Pakistan.
Namun, jumlah mata uang asing yang boleh dibawa ke luar negeri terbatas hingga USD 10.000 atau Rp143 juta saja.
"FIA sudah memutuskan untuk menulis surat ke National Crime Agency di Inggris untuk melakukan tindakan kepada Hareem Shah yang namanya aslinya adalah Fiza Husain," ujar pernyataan FIA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik