Suara.com - Sate merupakan salah satu santapan tradisional yang kerap disajikan saat acara makan formal. Dalam situasi santai, menyantap sate bisa langsung dimakan tanpa banyak aturan yang berlaku.
Namun, saat menghadiri acara makan formal, ternyata ada etika tersendiri, lho, untuk makan sate. Hal ini dibagikan melalui akun TikTok @vindyleetiktok.
Dalam unggahan itu, seorang wanita menjelaskan etika makan sate yang baik dan benar. Menurutnya, etika makan sate itu tergantung disajikan untuk makanan pembuka atau hidangan utama.
Saat sate dihidangkan sebagai makanan pembuka dengan tusukan kecil, cara makannya akan sangat sederhana. Anda bisa langsung menyantapnya dari tusukan sate tersebut.
Namun, hal ini akan berbeda ketika sate disajikan sebagai hidangan utama dengan tusukan yang panjang. Daging sate harus dicopot satu per satu dari tusukan.
Kemudian, daging sate itu bisa dimakan dengan garpu. Saat ingin dimakan dengan lontong, maka Anda harus memotong lontong untuk satu suapan.
Potongan lontong tersebut harus sekali lahap. "Sekaligus masuk, jangan digigit-gigit dari sini," ujarnya sembari mencontoh cara makan yang benar.
Sedangkan saat Anda ingin menyantap sate dengan nasi, ada cara berbeda juga. Anda bisa mendorong nasi dan daging ke sendok menggunakan garpu.
Video ini lantas menarik banyak perhatian publik. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
Baca Juga: 5 Olahan Ayam dari Berbagai Negara yang Lezat dan Bikin Nagih, Wajib Coba!
"Takut pas ditarik dari tusukannya, satenya malah mental," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Kalau makan sate begitu, nanti dikira pakai susuk," ujar warganet ini.
"Gue yang kalau makan sate kayak monster bringas, tapi tetap nonton ini sampe akhir. Sangat mengedukasi," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, kurang dari 24 jam setelah diunggah, video etika makan sate saat situasi formal ini telah viral dan sudah ditonton sebanyak lebih dari 900 ribu kali di TikTok.
Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Rekomendasi Parfum Wanita Aroma Elegan untuk Buka Bersama
-
Profil Irawati Puteri, Alumni LPDP Eks SPG Nugget yang 'Diburu' Netizen
-
Santa Josephine Margaret Bakhita: Mantan Budak yang Ingin Cium Tangan Penyiksanya
-
Jadwal Itikaf di Masjid Salman ITB: Cek Cara Daftar, Biaya dan Fasilitasnya!
-
Viral Alumni LPDP Diburu Netizen Buntut Kasus Dwi Sasetyaningtyas
-
Cuti Bersama dan WFA Libur Lebaran 2026 Mulai Kapan? Cek Jadwal Resminya
-
Bak Noni Belanda, Gaya Glamor Sarifah Suraidah Berbagi ke Pedagang Digunjing
-
Wajib Coba, Food Avenue Baru di Bogor Tawarkan Surga Kuliner Ramadan: Dari Soto Hingga Bakso!
-
Bibir Kerap Terlupakan, Padahal Rentan Rusak: Pentingnya Lip Balm SPF untuk Senyum yang Sehat
-
Doa Buka Puasa Ramadan Apakah Beda dengan Doa Buka Puasa Sunah?