Suara.com - Sebagai pusat dari bagian tubuh, otak sudah sejak lama dikenal dapat memberikan tanda terkait kepintaran dari seseorang.
Bukan hanya otak, rupanya terdapat sejumlah bagian tubuh lain yang bisa menunjukan tingkat kepintaran seseorang.
Bukan sembarang memberikan keputusan, tentu saja ciri-ciri ini disebutkan berdasarkan penelitian lebih lanjut yang dilakukan oleh sejumlah peneliti dari berbagai belahan dunia.
Wah, lalu apa saja ya, ciri-ciri orang pintar dilihat dari bagian tubuh ini? Simak informasi lengkap yang telah dirangkum dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com berikut ini.
1. Kepala besar
Molecular Psychiatry melakukan studi kepada lebih dari 500.000 orang di Inggris dengan memberikan penilaian kognitif dan fisik, termasuk sampel darah, urin, air liur mereka.
Dari hasil penelitian ini kemudian ditemukan bahwa orang yang memiliki kepala lebih besar saat bayi juga mendapatkan skor yang lebih tinggi pada tes penalaran verbal-numerik.
“Harus dilakukan penelitian lebih lanjut yang akan informatif tentang mekanisme genetik yang lebih spesifik dari hasil studi ini,” tulis pihak Molecular Psychiatry yang Hops.ID kutip dari The Healthy pada Sabtu 5 Maret 2022.
2. Kaki yang panjang
Baca Juga: Bocah Cium Bagian Tubuh Bapak Ini Pas Salat, Publik Bengek: Dek Surga Itu...
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Brown University dan Princeton University menunjukkan hasil bahwa orang yang tinggi lebih pintar dari orang pendek. Ini juga membuat mereka dapat menghasilkan lebih banyak uang.
Responden dalam penelitian ini diambil berdasarkan kumpulan data dari pemerintah yang berisi tinggi, berat, kecerdasan, pendidikan, dan pendapatan orang-orang yang lahir di Amerika Serikat atau Inggris pada tahun 1958 dan 1970.
Hasil analisis dari data yang dikumpulkan tersebut menunjukkan bahwa orang-orang yang tinggi memiliki hasil yang lebih baik daripada orang pendek pada tes kognitifnya.
Tak dapat dipungkiri, para peneliti pun masih bertanya-tanya soal hubungan antara tinggi dan kecerdasan seseorang.
Tetapi, beberapa orang menduga adanya pengaruh faktor genetik atau perawatan anak usia dini terhadap otak.
3. Perut besar
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Apakah Guinness World Records Bisa Dibeli? Viral Bigmo Sindir Rekor Member Marapthon
-
Bedak yang Aman untuk Ibu Hamil Seperti Apa? Ini 5 Pilihan Produknya yang Aman untuk Janin
-
Link Pendaftaran SPMB Jakarta 2026: Jadwal Lengkap dan Syarat untuk SD, SMP hingga SMA
-
Bolehkah Puasa Arafah Saja Tanpa Puasa Tarwiyah? Simak Penjelasan Hukum dan Keutamaannya
-
Apakah 1 Juni Tanggal Merah? Cek Daftar Libur Bulan Depan di Sini!
-
Mengapa Banyak Orang Malu Makan Singkong? Upaya Mengembalikan Pangan Lokal ke Meja Makan Indonesia
-
Apa Itu Hari Tasyrik? Amalan Setelah Idul Adha dan Hikmahnya
-
1 Juni Hari Apa? Cek Status Libur Nasional Menurut SKB 3 Menteri 2026
-
Pengumuman SNBT 2026 Lihat di Mana? Ini Link, Jadwal, dan Data yang Harus Disiapkan
-
Jam Berapa Pengumuman SNBT 2026? Ini Jadwal WIB, WITA, dan WIT