Suara.com - Sebelum menggelar pernikahan, pasangan suami-istri biasanya akan mencoba untuk saling mengenal satu sama lain lebih dulu. Dengan begitu, pasangan dapat saling menerima apa adanya.
Meski begitu, lain halnya dengan yang terjadi pada pasangan pengantin asal India ini. Pernikahan keduanya nyaris batal.
Melansir Geo.tv, seorang pengantin pria dari Dandeli, Karnataka tersebut menjadi sorotan setelah menolak untuk menikah karena kondisi calon istri.
Rupanya, calon istri pria tersebut kidal. Saat sedang makan bersama, pria ini syok melihat istri menggunakan tangan kiri.
Di India sendiri, makan dengan tangan kiri dianggap sebagai sesuatu yang tidak beretika dan tidak sopan untuk dilakukan.
Pasangan ini seharusnya menikah di sebuah kuil di Dandeli. Namun, pria ini sempat ingin membatalkan pernikahan.
Keputusan pria tersebut bahkan juga didukung oleh orangtuanya. Bagi mereka, makan dengan tangan kiri bukanlah sesuatu yang bisa diterima.
Akibatnya, orangtua mempelai perempuan pun ikut panik. Mereka lantas meminta agar masalah ini didiskusikan lebih dulu.
Menurut penjelasan orangtua pengantin wanita, anak mereka memang memiliki disabilitas dan tidak bisa menggunakan tangan kanan untuk makan.
Baca Juga: Didatangi Kurir di Pelaminan, Viral Pengantin Terima Paket di Hari Pernikahan
Pengantin pria pun akhirnya menerima alasan tersebut. Di sisi lain, keluarga pengantin pria tetap menentang dan ingin membatalkan pernikahan.
Untuk mengatasinya, polisi pun berujung dipanggil ke acara pernikahan tersebut. Saat itu, polisi diminta untuk meyakinkan keluarga pengantin pria.
Pada akhirnya, pasangan pengantin dan keluarga mereka pun setuju untuk dibawa ke pusat konseling. Keluarga pengantin pria juga diminta untuk tidak bersikap berlebihan dan merusak hidup mempelai wanita.
Setelah melalui konsultasi, keluarga pengantin pria pun akhirnya ikut setuju. Sehingga, pasangan ini berakhir menjalankan pernikahan seperti rencana semula.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen
-
Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban