Suara.com - Bagi kebanyakan orang, membeli rumah menjadi suatu hal yang krusial dan butuh banyak biaya. Karenanya, sudah seharusnya berhati-hati dalam memilih rumah yang akan dibeli agar tidak kena tipu pengembang ataupun pihak perantara properti.
CEO of Indonesia Property Watch Ali Tranghanda membagikan tips paling penting dalam membeli rumah, yakni konsumen harus memastikan dulu legalitas perusahaan atau pihak penjual.
"Karena saat ini banyak yang 'nakal', dia kerja sama dengan pihak penjual tapi tanahnya belum ada kesepakatan apa-apa," katanAli dalam webinar berdama Pinhome beberapa hari lalu.
Ia menyampaikan bahwa selama belum ada balik nama properti juga proses perjanjian jual beli, konsumen sah saja untuk bertanya mengenai legalitas pihak penjual.
Apabila membeli rumah pada perusahaan pengembang, sebaiknya juga menelusuri apakah sudah terdaftar sebagai anggota asosiasi pengembang perumahan yang terpercaya dan dilegitimasi oleh pemerintah.
"Karena kalau ada masalah, minimal kita bisa lapor ke asosiasinya. Walaupun sebetulnya, sekalipun ada asosiasi, tidak menjamin pengembang tidak nakal," ujarnya.
Tips terakhi, ia mengingatkan agar jangan mudah tergiur dengan harga rumah murah. Terutama rumah yang masih dalam pengerjaan.
"Biasanya ketika dibeli, bayar DP, ternyata tidak dibangun. Biasanya menjadi kutu loncat pengembang seperti itu," pungkasnya.
Baca Juga: Beli Rumah Harga KPR Kini Lebih Mudah Meski Gaji Tidak Tetap, Simak Cara Mendapatkannya Ya!
Berita Terkait
-
5 Risiko Jual Beli Rumah Tanpa Notaris yang Bisa Rugikan Pembeli
-
Apakah Gaji 3 Juta Bisa Beli Rumah KPR? Simak Penjelasan dan Skema Cicilannya
-
Greenwoods Bidik 4 Proyek Hunian Baru di Tahun 2026
-
Rumah Subsidi Laris! Realisasi Sudah 221 Ribu Unit dari Kuota 350 Ribu Tahun Ini
-
Syarat Take Over KPR, Harga Rumah Lebih Murah Daripada Beli Baru?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa