- Program Mini MBA in Property BTN telah melahirkan 863 pengembang baru untuk menjawab kebutuhan hunian nasional.
- Lulusan program ini memperoleh akses kredit konstruksi dan pembinaan bisnis terintegrasi dalam ekosistem BTN.
- BTN akan melanjutkan program ini dengan Batch 25 yang dimulai 11 April 2026 di Jakarta.
Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) terus mendorong adanya pengembang baru untuk memenuhi kebutuhan rumah di Indonesia. Salah satunya, lewat program Mini MBA in Property yang telah melahirkan 863 pengembang baru.
Pada tahun 2025 saja, BTN berhasil mencetak 71 pengembang baru yang berasal dari Batch 23, Batch 24, dan Batch Makassar. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Housing Finance Center (HFC) BTN dan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB).
Direktur Commercial Banking BTN, Hermita, mengatakan program ini digelar untuk menjawab kebutuhan hunian yang terus meningkat di Indonesia, sekaligus menghadirkan pengembang yang kompeten.
"Lulusan dari Mini MBA in Property ini tidak hanya mendapatkan ilmu tapi akan kami berikan juga akses ke kredit konstruksi di BTN, pembinaan untuk kredit bagi UMKM di kluster perumahan, hingga business matching dengan pasar dan pelaku usaha berkualitas yang terhubung di ekosistem perumahan BTN," ujar Hermita seperti dikutip, Minggu (29/3/2026).
Menurut Hermita, sektor properti masih memiliki potensi besar seiring tingginya kebutuhan rumah, khususnya di daerah. Dukungan pemerintah melalui berbagai program pembiayaan dan subsidi juga menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor ini.
Program Mini MBA in Property dirancang tidak hanya memberikan pembelajaran, tetapi juga simulasi nyata menjadi pengembang properti. Peserta mendapatkan akses pembiayaan proyek perumahan serta pembinaan bisnis yang terintegrasi dengan ekosistem BTN.
Selain itu, program ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Sektor perumahan dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional karena sifatnya yang padat karya dan menggunakan sebagian besar bahan lokal.
"Bahkan untuk setiap Rp 1 triliun modal masuk ke sektor perumahan maka akan menambah 8.000 tenaga kerja, sehingga berdampak besar bagi perekonomian nasional," kata Hermita.
Sepanjang 2025, alumni program ini juga telah mencatatkan kerja sama pembiayaan dan pendanaan dengan BTN senilai Rp35,3 miliar, baik dari sisi funding maupun lending.
Baca Juga: Limit Transfer Bank saat Lebaran: BRI, Bank Mandiri, BNI dan BTN
Ke depan, BTN akan terus memperkuat program ini sebagai bagian dari strategi beyond mortgage, dengan membangun ekosistem perumahan yang lebih terintegrasi.
BTN juga akan membuka Program Mini MBA in Property Batch 25 yang dijadwalkan dimulai pada 11 April 2026 di Menara 2 BTN, Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi
-
Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini
-
Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?
-
Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris
-
Jangan Tertipu! Kenali Modus Phishing dan CS Palsu Platform Kripto
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!