Suara.com - Hujan menjadi fenomena alam biasa yang terjadi di wilayah dengan iklim tropis, termasuk Indonesia. Beberapa daerah di Indonesia saat ini juga masih mengalami musim penghujan. Tak heran, hujan sering turun mengguyur, mulai dari gerimis hingga hujan deras.
Hujan yang datang tanpa mengenal waktu dapat menyebabkan persoalan tersendiri. Seperti pada gelaran event MotoGP Mandalika 2022 kemarin (20/03/2022), acara terpaksa ditunda sementara waktu karena menunggu hujan reda.
Pihak penyelenggara pun harus menyewa jasa pawang hujan untuk mengatasi persoalan hujan. Beruntungnya, hujan segera berhenti sesaat usai Mbak Rara, Sang Pawang Hujan melakukan ritual mengusir hujan.
Selain yang dilakukan Mbak Rara, berikut ini terdapat lima mitos yang diyakini ampuh mengusir hujan. Simak satu per satu ya.
1. Memakai lidi
Cara menangkal hujan dengan lidi tergolong mudah untuk dilakukan. Cara ini juga sering dipakai oleh banyak masyarakat Indonesia.
Tusukkan bawang merah, cabai, dan bawang putih secara berurutan pada lidi. Tusukan yang sudah siap, lalu ditancapkan pada tanah dengan posisi vertikal. Metode ini kerap digunakan oleh para petani saat melihat langit mulai gelap. Biasanya, mereka juga menggunakan bahan dari hasil panenan sendiri.
2. Membuang celana dalam ke atap
Mitos berikutnya memang terdengar nyeleneh, tetapi tak sedikit yang mempercayai cara ini untuk menangkal hujan. Konon katanya, membuang celana dalam ke atas atau atap rumah, maka dewa hujan akan kabur tat kala melihat barang itu.
Baca Juga: 3 Sosok Ini Disebut Warganet Mirip Mbak Rara Pawang Hujan Mandalika, Salah Satunya Tokoh Anime
Namun demikian, celana dalam yang digunakan harus keadaan yang masih baru, bukan celana dalam bekas yang belum dicuci.
3. Memilih tidak mandi saat menyelenggarakan acara
Semua pasti ingin acara atau hajatan yang tengah diselenggarakan bisa berjalan dengan lancar. Mitosnya, orang yang empunya acara dilarang mandi saat acara sedang berlangsung. Pasalnya, hujan badai akan datang apabila mereka menerjang pantangan ini.
Oleh karena itu, pemilik hajatan biasanya memilih untuk mencuci muka dengan air yang sedikit. Akan tetapi, usahakan untuk tetap memakai wewangian agar terhindar dari bau badan yang kurang sedap.
4. Tarian pengusir hujan
Siapa sangka, ternyata ada tarian yang dipercaya mampu mengusir hujan. Tradisi ini biasa dilakukan oleh penduduk asli Amerika. Tarian pengusir hujan melibarkan beberapa penari, termasuk pawang hujan. Cara ini dipilih sebelum acara besar digelar.
5. Membentuk boneka pengusir hujan
Mitos terakhir ini termasyhur di negara Jepang. Untuk mengusir hujan, masyarakat Negeri Sakura itu membentuk boneka pengusir hujan. Boneka ini sering disebut Teru Teru Bozu.
Boneka Teru Teru Bozu berukuran mungil dan sedikit seram. Pasalnya, bentuknya dibuat seperti hantu. Bahan untuk membuat boneka terbilang mudah, hanya butuh kain perca putih dan tali. Menurut kepercayaan masyarakat Jepang, boneka ini bisa mencegah datangnya hujan dengan ditaruh pada halaman depan rumah.
Nah, itulah sederet mitos yang disebut-sebut dapat mengusir hujan. Percaya atau tidak?
Kontributor : Hayuning Ratri Hapsari
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Takhayul, Bagaimana Mitos Penunggu Hutan Punya Fungsi Konservasi
-
Atasi Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov Jajaki Hujan Buatan di Langit Jakarta
-
Harga Masker Melonjak Drastis Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
-
BNPB Siapkan OMC untuk Luruhkan Abu Anak Krakatau, Pesawat Sudah Siaga di Pondok Cabe
-
Wawancara Eksklusif Idgitaf: Belajar Mencintai, Meski Hujan Belum Reda
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun
-
Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik
-
Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh
-
Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI
-
WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali
-
Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
-
Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus
-
Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi
-
Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung