Suara.com - Ada yang unik dari ritual yang dilakukan oleh Mbak Rara, pawang hujan yang viral karena terlibat dalam penyelenggaraan MotoGP di Mandalika, Lombok kemarin. Ia melakukan ritual "mengusir" hujan dengan menggunakan mangkuk emas berisikan air.
Rara percaya bahwa gelombang yang dihasilkan oleh mangkuk emas tersebut bisa menembus langit. Hal ini dipercayanya bisa memudahkan komunikasinya demi mengusir awan hujan.
Berdasarkan penelusuran Suara.com dari berbagai sumber, mangkuk emas itu disebut dengan nama singing bowl. Mangkuk itu juga dipercaya memiliki banyak jenis gelombang dan dapat disesuaikan dengan tujuan.
Rara mengatakan, ada beberapa jenis gelombang yang dapat digunakan untuk meditasi. Ia menyebut hal ini sebagai komunikasi "chanelling" lintas alam dimensional.
Ia juga mengungkap bahwa energi yang dihasilkan oleh getaran dari singing bowl tersebut bisa dibantu dengan teriakan khasnya, yang dianggap sebagai bentuk komunikasinya dengan awan.
Hal ini juga membuat banyak warganet berkomentar di kolom komentar Instagram pribadinya. Akun @ay******eh03 mengungkap bahwa dirinya ingin diajarkan untuk menjadi pawang hujan.
"Buk ajarin dong cara jadi pawang hujan" tulis pemilik akun @ay******eh03 di kolom komentar unggahan Mbak Rara.
Singing bowl ini dipercaya dapat membantu manusia dalam melakukan suatu hal yang berkenaan dengan alam semesta, serta energi yang diberikan kepada mangkuk tersebut.
Cara Rara untuk mengendalikan awan juga dilakukan dengan mengetuk pelan mangkuk yang sudah berisi air tersebut. Setelah itu, ia melanjutkannya dengan doa-doa serta teriakan sebagai bagian dari ritual.
Keseimbangan antara energi tubuh serta kekuatan alam semesta bisa membantu Rara untuk mencapai niatnya, yaitu membuat cuaca lebih kondusif. Menurutnya, diperlukan manifestasi dari hati dan kekuatan dalam untuk melakukannya.
Getaran atau vibrasi yang terjadi di dalam mangkuk dipercaya Rara dapat mengalirkan energi positif ke alam, terutama awan yang sedang ia "kendalikan", sehingga kedamaian antar makhluk hidup bisa terjadi karena energi positif tersebut.
Faktanya, mangkuk emas ini awalnya berasal dari pegunungan Himalaya dan sekitarnya. Mangkuk ini sering digunakan oleh warga sekitar bahkan turis yang ingin menyucikan diri atau melakukan meditasi di daerah tersebut.
Bukan hanya di wilayah Himalaya, negara sekitarnya seperti Nepal yang memiliki penduduk mayoritas Buddha tersebut juga sering menggunakan mangkuk emas jenis ini untuk alat berdoa, melakukan perkumpulan, serta menyucikan diri.
Mereka percaya, mangkuk emas yang diumpamakan sebagai diri dan air, kemudian digetarkan dari pukulan pelan di sekitar mangkuk tersebut sebagai energi yang bisa disalurkan kepada orang lain. Ritual ini juga diklaim bisa menyembuhkan banyak penyakit jiwa seperti depresi dan stres.
Kontributor : Dea Nabila
Tag
Berita Terkait
-
7 Kontroversi Tifatul Sembiring, Mantan Menteri Era SBY, Doakan Jokowi Gemuk, sampai Sebut Bodoh Pakai Pawang Hujan
-
PPKM Kembali Diperpanjang, Warganet Kritik Pedas: Kemarin MotoGP Apa Kabar?
-
Miguel Tampil Dominan, Ini 5 Fakta Menarik Balapan MotoGP di Mandalika
-
Susul Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Max Biaggi Bakal Masuk Daftar Pembalap Legendaris
-
Profil Angie Ang, Presenter yang Dikabarkan Dapat Kunci Kamar Marc Marquez saat Event MotoGP Mandalika
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak