Suara.com - Nama presenter Angie Ang mendadak ramai diperbincangkan publik usai video kedekatannya dengan pembalap Spanyol, Marc Marquez viral. Siapa Angie Ang? Simak profil Angie Ang berikut ini.
Kedekatan Angie Ang dengan Marc Marquez membuat publik penasaran. Bahkan, beredar kabar Angie Ang mendapatkan hadiah kunci kamar hotel tempat Marquez menginap selama gelaran MotoGP Mandalika 2022.
Kabar tersebut langsung menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Tak heran semakin banyak orang penasaran dengan sosok Angie Ang dan mencari tahu profil Angie Ang.
Berikut Suara.com mengulas profil Angie Ang selengkapnya.
Profil Angie Ang
Angie Ang adalah seorang presenter cukup kondang. Ia didapuk menjadi pembawa acara di ajang MotoGP Mandalika 2022.
Ia lahir di Medan, 5 Mei 1993 dan berusia 29 tahun pada 2022 ini. Ia tercatat menjadi lulusan Universitas Negeri Semarang tahun 2014 dan melanjutkan gelar S2 di Universitas Mercu Buana pada 2015.
Angie Ang sudah melanglang buana di dunia presenter sejak 2011 menjadi pembaca berita di stasiun televisi swasta.
Selama 9 tahun lamanya, Angie Ang berkecimpung di dunia media menjadi pembaca berita maupun presenter tayangan televisi.
Baca Juga: Pedas! Roy Suryo Kritik MotoGP Mandalika Ambyar: Bagai Masakan Rebusan dan Kukusan
Selain menjadi presenter, Angie Ang juga menjadi model hingga bintang iklan.
Dikabarkan Dapat Kunci Kamar dari Marquez
Dalam video yang viral belakangan ini, terlihat Marc Marquez menghampiri Angie Ang dengan menggunakan skuter. Pembalap asal Spanyol itu tampak memberikan sesuatu kepada Angie Ang.
Beredar spekulasi saat momen itu Angie Ang dikabarkan menerima kunci kamar hotel dari si Baby Alien. Namun, spekulasi tersebut langsung dibantah oleh Angie Ang.
"Kalau kalian mikir itu kunci kamar ya itu sangat tidak mungkin," kata Angie Ang di laman Youtube MOTOGP Trans7 Official.
Bukan sekadar bantahan, Angie Ang menjelaskan bahwa selama perhelatan MotoGP Mandalika, seluruh pembalap diberlakukan sistem bubble.
Berita Terkait
-
Pemerintah Daerah Klaim Tidak Ada Klaster Covid-19 di MotoGP Mandalika
-
Viral Detik-Detik Wanita Pengendara Motor Tabrak Ruangan SPKT Polres Pematangsiantar
-
Viral 49 Juta Kali Ditonton, Aksi Lelaki Ini Main Gasing Bikin Takjub 'Ngeri'
-
Profil Bagas Maulana, Sang Jawara Bulu Tangkis Ganda All England 2022
-
Duh! Bak Promosi Ambil 1 Dapat 2, Perempuan Ini Iklankan Diri Minta Dimadu Bersama Sahabat: Ingin Suami Nikahi Kami
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian