Suara.com - Ketapang dikenal dengan wisata alamnya yang sungguh memanjakan mata. Selain itu, salah satu Kabupaten di Kalimantan Barat ini juga dikenal dengan banyaknya kuliner yang unik dan menarik. Makanan khas Ketapang memiliki ciri khasnya tersendiri yang mungkin tidak kamu temukan di daerah lain.
Jika berkesempatan mengunjungi ketapang, jangan lewatkan untuk mencicipi beberapa makanan khas Ketapang paling populer berikut! Bisa dijadikan menu buka puasa di bulan Ramadhan seperti sekarang juga, lho.
Eits, jangan salah sangka, ini bukan merek minuman. Ale-ale merupakan makanan khas Ketapang yang berbahan hewan air menyerupai kerang.
Seperti olahan seafood lainnya, ale-ale memiliki kandungan protein tinggi yang dibutuhkan tubuh. Kamu bisa mencicipi ale-ale dalam berbagai jenis olahan mulai dari ale-ale goreng, ale-ale tumis, sampai ale-ale berkuah.
Dari namanya saja, olahan mie satu ini sudah terdengar sangat menggiurkan. Meski mie yang digunakan sama seperti mie pada umumnya, yakni dari bahan dasar tepung terigu dengan campuran tapioka, gurihnya kuah mie satu ini akan sangat menggoda karena terbuat dari kepiting. Bakmi juga disajikan dengan potongan daging kepiting yang empuk dan lembut.
Chai Kue
Makanan khas Ketapang yang tidak boleh dilewatkan selanjutnya adalah chai kue. Bentuk chai kue serupa dengan mandu dengan tekstur dan rasa yang menyerupai dimsum.
Baca Juga: 7 Makanan Khas Tasikmalaya yang Paling Dicari saat Berbuka Puasa, Nomor 7 Jadi Favorit
Makanan khas daerah satu ini juga menjadi salah satu oleh-oleh terpopuler di Ketapang. Selain di kukus, chai kue juga bisa disantap dengan di goreng atau bakar.
Jenjerong
Jenjerong merupakan makanan tradisional khas Ketapang yang terbuat dari tepung beras, tepung kanji gula merah, daun pandan, air daun suji, dan tentu santan cair untuk memperoleh rasa gurih.
Makanan satu ini disajikan dengan balutan daun pandan berukuran besar sehingga menambah kesan unik.
Bagi pecinta olahan mie, mie sagu khas Ketapang menjadi salah satu makanan yang tidak boleh dilewatkan. Teksturnya yang kenyal tentu menjadi daya tarik tersendiri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
5 Pilihan Cerdas Bebas Bokek, Ini Rekomendasi Motor Bekas 5 Jutaan Paling Irit dan Tahan Banting
-
Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024
-
Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri
-
Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti
-
Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?
-
Loud Budgeting: Dompet Selamat, tapi Pertemanan Lenyap?
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Tapi Kemerdekaan Belum Utuh bagi Penyandang Disabilitas Mental
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah