Suara.com - Pandemi Covid-19 turut meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap proteksi kesehatan, salah satunya dengan jaminan asuransi.
Bukan hanya asuransi kesehatan, jaminan dari asuransi jiwa juga turut meningkat dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir termasuk produk asuransi syariah.
Data Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), kontribusi bruto industri asuransi syariah tumbuh sebesar 41,32 persen sampai dengan kuartal ketiga tahun 2021. Jumlah itu didominasi porsi asuransi jiwa syariah yang hampir 80 persen.
"Dengan jumlah penduduk muslim Indonesia sebanyak 237 juta jiwa atau lebih dari 85 persen dari total penduduk, kebutuhan perlindungan jiwa dan kesehatan dengan prinsip syariah juga terus meningkat," kata Presiden Direktur Astra Life Windawati Tjahjadi dalam workshop dengan media di Jakarta, Kamis (14/4/2022).
Winda menambahkan, generasi milenial juga semakin banyak yang membeli produk asuransi jiwa syariah. Maraknya bank berbasis syariah juga turut membuat produk asuransi jiwa syariah makin dikenal.
Astra Life sebagai penyedia layanan asuransi jiwa turut merasakan kenaikan pengguna asuransi tersebut.
"Pencapaian kita selama 2021 cukup memuaskan meski masih di tengah pandemi. Kita masih bisa bertumbuh hingga 50 persen. Secara jumlah tanggungan juga bertumbuh sebanyak 3,5 juta. Ternyata kesadaran angka proteksi makin meningkat," ujarnya.
Sementara itu, Learning & Development Astra Life Cindy F. Santoso juga menjelaskan bahwa asuransi jiwa syariah dengan nonsyariah pada dasarnya bertujuan sama, memastikan keluarga yang ditinggal mati anggota keluarga lain bisa mendapatkan tanggungan.
Hanya saja, dalam asuransi jiwa syariah berlandaskan niat untuk tolong menolong sesama peserta asuransi.
Baca Juga: Dukung Akselerasi Ekonomi Syariah, Kini Hadir Prudential Sharia Life Assurance
"Beda dari sisi bisnis, perlakuan premi, juga tujuan pemberian. Kalau syariah dari awal niatnya untuk tolong menolong. Ketika kontribusi untuk menolong peserta lain ketika sesuatu terjadi," kata Cindy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Desa Snack: Saat Cerita Desa Menjadi Kekuatan Komunitas Online
-
Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadan 2025, Simak Jadwalnya untuk Umat Muslim!
-
5 Salep Apotek untuk Pudarkan Keloid, Cocok untuk Bekas Luka Pascaoperasi
-
3 Lipstik Viva Mulai Rp18 Ribuan untuk Wanita Usia 40-an, Bikin Wajah Tampak Awet Muda
-
3 Rekomendasi Susu Khusus untuk Pasien Kanker, Harga di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Membantu Mengencangkan Kulit Usia 40 Tahun ke Atas
-
Mengenal Susu Peptibren untuk Pasien Stroke, Lengkap dengan Cara Penyajian yang Benar
-
7 Rekomendasi Sampo Non SLS di Alfamart agar Rambut Halus Berkilau
-
Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
-
4 Sepatu Lari Hoka Selain Clifton yang Nyaman dan Responsif untuk Berbagai Kebutuhan