Suara.com - Tunjangan Hari Raya atau THR menjadi hak setiap karyawan saat mendekati hari raya keagamaan, termasuk Idulfitri. Bagi kebanyakan umat Muslim, sebagian THR biasanya dimanfaatkan untuk menyiapkan berbagai kebutuhan lebaran.
Meski begitu, bukan berarti THR harus dihabiskan hanya dalam satu momen hari raya saja, lho. Jika tidak cermat, THR bisa habis begitu saja tanpa perencanaan yang jelas. Padahal uang THR bisa saja diperuntukkan untuk membantu memperbaiki kondisi keuangan, termasuk yang berkaitan dengan utang.
Maka tidak ada salahnya untuk mengelola sebagian uang THR untuk tabungan masa depan. Nah berikut ini lima tips memanfaatkan uang THR dengan bijak dikutip dari siaran pers Growth Zipmex Indonesia, Senin (25/4/2022).
1. Niatkan Tekad untuk Menabung
Penting dapat menyisihkan uang THR untuk ditabung. Selain sangat berguna untuk masa depan, menabung juga dapat mencegah perilaku konsumtif dengan membeli barang-barang yang tidak diperlukan. Mulai menabung dari nominal berapa pun, tetap sangat berarti untuk membentuk kebiasaan baik di masa depan.
2. Alokasikan sebagian untuk Dana Darurat
Dana darurat berfungsi sebagai sumber dana yang dapat digunakan untuk hal-hal tidak terduga. Seperti saat terkena PHK, orangtua atau diri sendiri sakit, kebutuhan mendadak, dan lain sebagainya. Dana darurat termasuk bagian dalam perencanaan keuangan yang wajib dimiliki, karena dapat mencegah diri dari utang, menutupi biaya mendesak, bahkan dapat menjadi dana untuk masa depan.
3. Sisihkan untuk Memenuhi Kebutuhan Asuransi
Asuransi sangat penting untuk dimiliki saat ini. Memiliki asuransi dapat dikategorikan sebagai menabung, karena dapat berguna untuk keadaan-keadaan mendesak di luar ekspektasi dan tidak diinginkan seperti kecelakaan, kematian, dan lainnya. Kerugian-kerugian atas kejadian tersebut dapat diminimalisasi dengan asuransi yang sudah dimiliki.
4. Menyiapkan Dana Pensiun Sedikit Demi Sedikit
Tabungan pensiun dapat menjadi jaminan saat hari tua dan sudah tidak produktif lagi. Hal tersebut dilakukan agar di masa tua, masih dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tidak melahirkan generasi sandwich.
5. Perluas Portfolio Investasi
Saat ini sudah banyak instrumen investasi yang mudah untuk mulai berinvestasi. Dari mulai emas, saham, reksadana sampai kripto. Belakangan kripto menjadi salah satu instrumen investasi dan menjadi salah satu dari lima instrumen investasi terpopuler.
Baca Juga: Optimisme Konsumen di Aceh Terjaga Selama Ramadhan
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak
-
5 Menu Takjil Buka Puasa yang Bisa Dibikin Sendiri dengan Modal Sedikit
-
Bacaan Doa Ijab Kabul Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
-
35 Kata-Kata Lucu Bulan Puasa, Jaga Semangat hingga Adzan Maghrib