Manfaat itu bisa dirasakan jika dikonsumsi dalam kondisi mentah. Kalau dalam keadaan matang, khasiatnya jadi berkurang.
4. Lada hitam
Lada hitam mengandung capsaicin yang memiliki efek anti radang. Untuk mendapat khasiatnya, harus dikonsumsi secara rutin.
Tapi, kalau ingin sembuh, bukan berarti harus dikonsumsi dalam jumlah banyak. Karena hanya akan menimbulkan sakit diare. Jadi, konsumsi sewajarnya saja.
5. Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin dan bersifat anti inflamasi yang bisa membantu mengurangi pembengkakan dan mengurangi nyeri.
Bahan alami ini bekerja untuk memblokir sitokin yang jadi penyebab nyeri sendi ketika rematik.
6. Jahe
Jahe berkhasiat untuk atasi peradangan sendi, seperti osteoatritis, rematik, dan masalah lainnya.
Baca Juga: 6 Obat Kolesterol Alami yang Bisa Anda Coba, dari Teh Hijau hingga Daun Sirsak
Bahan alami ini punya sifat anti inflamasi yang cara bekerjanya mirip dengan obat anti nyeri. Jadi, bisa melalui proses penyembuhan lebih cepat.
7. Teh Hijau
Teh hijau memiliki kandungan yang kaya akan polifenol sehingga membantu meredakan rematik. Tapi tetap harus dibantu dengan olahraga ringan dan rutin.
Walaupun bermanfaat untuk atasi inflamasi, konsumsinya tetap dalam jumlah yang wajar saja karena mengandung kafein. Jadi, tidak boleh terlalu banyak, ya!
8. Peppermint
Peppermint bisa jadi obat rematik alami karena bersifat anti nyeri dan anti inflamasi. Jadi, bahan ini bisa atasi nyeri dan kaku pada sendi.
Minyak peppermint bisa dioleskan langsung ke bagian sendi yang bermasalah ataupun rematik. Juga bisa campurkan dengan minuman teh.
Itulah 8 bahan alami untuk atasi nyeri sendi saat rematik. Tapi harus diingat, kalau sedang jalani pengobatan medis, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter soal bahan ini.
Sebab, dikhawatirkan jika terjadi interaksi antara bahan alami dan obat-obatan medis. Selain itu, setiap orang juga punya kondisi yang berbeda.
Jadi, respons pada tubuh setiap orang bisa berbeda juga ketika mengonsumsi bahan alami untuk atasi nyeri sendi.
“Yang penting rutin dan konsisten dalam mengonsumsinya,” ujar dr. Saddam Ismail.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9
-
Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run