Suara.com - Terlahir sebagai seorang perempuan bukan halangan untuk bisa menduduki jabatan tinggi di sebuah perusahaan. Itu juga yang coba dibuktikan oleh Fransisca Kristanti Mujiono.
Perempuan yang akrab disapa Tanti itu kini menjabat sebagai Country Leader and Business Development Manager, Petrochemicals untuk SABIC Indonesia, yang memproduksi berbagai produk seperti bahan kimia, komoditas, plastik berkualitas tinggi, nutrisi pertanian, dan logam.
SABIC sendiri merupakan perusahaan bahan kimia global yang terdiversifikasi dan berkantor pusat di Riyadh, Arab Saudi. Didirikan pada tahun 1976, perusahaan tersebut kini sudah beroperasi di lebih dari 50 negara di dunia.
Dikutip dari siaran pers, Kamis (12/5/2022), Tanti memulai perjalanan di SABIC sebagai akuntan pada tahun 2006 lalu, tahun yang sama ketika perusahaan tersebut mendirikan kantor di Indonesia.
Kini atau 16 tahun kemudian, ia memegang peran dalam mengarahkan dan menjalankan startegi bisnis petrokimia di Indonesia dan diharapkan dapat memberikan lingkungan kerja yang mendukung bagi timnya untuk berkembang.
Bagi Tanti, peluang besar tidak datang setiap hari. Ia pun menganjurkan agar perempuan muda Indonesia untuk senantiasa menumbuhkan sikap ulet dan memanfaatkan setiap kesempatan yang datang, dan kemauan untuk terus belajar.
"Kemauan untuk terus belajar sangatlah penting, dan ini termasuk kemauan untuk belajar dari teman dan terbuka terhadap ide dan perubahan baru. Saya menganjurkan anak muda untuk berani menawarkan ide dan menyuarakan apa yang diyakini. Hal tersebut merupakan kunci dalam mendorong kreativitas dan inovasi," katanya.
Saat puncak pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu, ia dan tim bekerja sama dengan pelanggan di Indonesia, mengirimkan bahan-bahan untuk mendukung produksi lebih dari 5 juta alat tes Covid-19.
Di waktu yang sama, perusahaan tersebut juga menyumbang Rp869 juta berupa paket kebersihan pribadi, kepada lebih dari 250.000 keluarga berpenghasilan rendah di Jakarta, Bekasi, dan Bogor, serta disinfeksi rumah tangga di Jakarta pada tahun 2020.
Baca Juga: Kimia Farma Sebut Stok Vaksin Sinopharm Masih Banyak
Untuk terus mendukung perempuan di perusahaan, SABIC memberikan kesempatan bagi pekerja perempuannya untuk berkontribusi dalam membuat kebijakan dan pengembangan di perusahaan melalui SHE (SABIC Women's Network), yang merupakan komunitas global untuk memberdayakan karyawan perempuan untuk menjadi pemimpin.
Melalui jaringan tersebut, karyawan perempuan berkumpul dan mendiskusikan kesetaraan gender dan praktik terbaik, serta memengaruhi kebijakan di dalam perusahaan. Di Asia Pasifik, lebih dari 30 persen karyawan perempuan SABIC, termasuk Tanti, memegang posisi kepemimpinan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim