Suara.com - Kementerian Kesehatan Thailand mengumumkan akan membagikan 1 juta pohon ganja untuk rakyat secara gratis. Kebijakan itu diambil menjelang dihapusnya larangan produksi serta kepemilikan ganja di negara tersebut yang mulai berlaku Juni mendatang.
Menteri Kesehatan Thailand, Anutin Charnvirakul pada Februari kemarin meneken aturan yang secara resmi menghapus ganja dari daftar obat-obat terlarang. Pada 2018 Thailand melegalisasi ganja, untuk penggunaan secara terbatas.
Bangkok berharap kebijakan itu akan menghidupkan industri ganja dan menarik semakin banyak wisatawan ke Thailand.
Mulai 9 Juni nanti rakyat Thailand bebas memiliki dan memanfaatkan semua bagian dari tanaman ganja, termasuk bunga dan bijinya. Meski demikian masih ada batasnya yang diterapkan: produk ganja yang dinikmati tidak boleh memiliki kandungan tetrahydrocannabinol atau THC di atas 0,2 persen.
Pada Minggu (8/5/2022) mengumumkan bahwa warga Thailand tak lagi perlu izin untuk menanam ganja di rumah, asalkan mendeklarasikan bahwa tanaman tersebut digunakan untuk pengobatan dan kandungan THC-nya tak melampui batas.
Anutin juga mengatakan bahwa 1 juta pohon ganja akan dibagikan ke rakyat mulai Juni dan bahwa setiap orang boleh menanam sebanyak mungkin ganja di rumah mereka.
Meski demikian perusahan berskala besar masih harus memperoleh izin dari otoritas pengawas obat dan makanan Thailand untuk memproduksi produk berbasis ganja, yang bisa dimanfaatkan sebagai obat maupun bumbu masakan. [AP]
Berita Terkait
-
Warga Malaysia Bawa Narkoba Kembali Ditangkap di Bandara, Kali Ini di India
-
Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK
-
Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali