Suara.com - Menunda pekerjaan Anda tidak memberikan manfaat. Yang ada, produktivitas menurun sehingga Anda malah semakin kewalahan.
Faktor penyebab menunda pekerjaan antara lain, mulai dari rasa jenuh, kewalahan, hingga bosan dengan rutinitasnya.
Sebuah survei tahun 2019 mengatakan, 88 responden angkatan kerja mengaku bahwa mereka suka menunda-nunda pekerjaan setidaknya selama satu jam.
Lalu, bagaimana caranya untuk menghilangkan rasa menunda-nuda? Simak lima tips berikut ini yang dilansir dari Insider.
Fokus Pada Diri Sendiri
Meski ada rasa kewalahan dan berbagai faktor lainnya, untuk mengubahnya Anda perlu fokus pada diri sendiri, dan bangun kemampuan untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan. Selain itu, cara lain untuk membangunnya, Anda bisa berlatih perhatian.
Ubah Self Talk Anda
Perhatikan dialog internal Anda pada saat menunda-nunda. Jika Anda merasa frustasi dan merendahkan diri sendiri, kemungkinan besar ini menyebabkan kebiasaan menunda-nunda.
Untuk mengubahnya, Terapis bernama Victoria Smith, LCSW memberikan contoh self talk positif, seperti ‘Saya mampu’ dan ‘Aku yang memegang kendali’.
Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas, Ini 5 Cara Mengatasi Kebiasaan Menunda Pekerjaan
Bikin Daftar Pekerjaan
Ketika Anda memiliki banyak pekerjaan atau proyek besar, mungkin akan sangat melelahkan Anda. Tapi, Anda bisa mengatasinya dengan membuat daftar pekerjaan yang ingin jadi prioritas, seperti:
Buat daftar langkah-langkah berbeda yang terlibat dalam menyelesaikan proyek.
Cari tahu cara mengelola waktu untuk menyelesaikan setiap langkah.
Tuliskan langkah-langkah ini dalam agenda.
Istirahat
Beristirahat sangat penting untuk mencegah kelelahan dan perasaan kewalahan. Victoria Smith mengatakan, perlu meluangkan waktu istirahat sebelum melakukan aktivitas kembali.
Sebuah studi tahun 2016 mengatakan, orang yang mengambil istirahat selama lima menit dari pekerjaan dapat meningkatkan fungsi kognitif, meningkatkan energi, dan suasana hati yang lebih baik.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Renovasi, Program Pondasi Bangun Rasa Aman dan Produktivitas Warga
-
Menantang Budaya Sibuk: Mengapa Istirahat Sering Kali Terasa Bersalah?
-
Saat Produktivitas Menjadi Panggung Sosial, Apa yang Sebenarnya Kita Kejar?
-
Aplikasi Buy Now Paylater untuk Produktivitas: Bukan Sekadar Gaya Hidup
-
4 Tablet dengan Keyboard dan Stylus Pen, Produktivitas Maksimal Layaknya PC
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Ide Bekal Mudik Tahan Lama Anti Basi tanpa Pengawet
-
Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
-
Resep Nastar Wisman Terigu 1 Kg, Kue Lebaran Premium Aroma Lebih Harum
-
Promo Indomaret 14-23 Maret 2026: Popok Bayi, Body Care, dan Camilan Diskon Besar
-
15 Jawaban Lucu untuk Pertanyaan "Kapan Nikah" saat Lebaran, Anti Baper
-
8 Rekomendasi Cushion di Minimarket Terdekat yang Bagus untuk Makeup Lebaran
-
7 Tips Mudik Aman Bawa Hewan Peliharaan, Anti Stres saat Perjalanan
-
Bangga, Brand Modest Fashion Bekasi Sampai ke Hong Kong: Berdayakan Pekerja Lokal!
-
Kenapa Kita Cenderung Impulsif saat Memegang Uang THR? Ini Alasannya
-
Cara Cek NISN Online untuk SPMB 2026, Awas Jangan Sampai Salah