Suara.com - Pada suatu waktu, Anda pasti pernah mengalami momen di mana tiba-tiba seseorang berhenti berinteraksi denganmu. Bisa jadi Anda mengalami silent treatment dari orang tersebut.
Diabaikan oleh orang yang biasanya berinteraksi dengan kita sehari-hari memang tidak enak rasanya. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui bagaimana cara tepat untuk menghadapi silent treatment.
Dihimpun dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com, silent treatment adalah perlakuan diam yang silakukan oleh seseorang.
Bukan hanya pada pasangan, silent treatment ini bahkan bisa dilakukan mulai dari anak-anak hingga usia orang tua dalam hubungan rekan kerja atau keluarga.
Agar lebih bijak, berikut kami rangkum cara menghadapi silent treatment yang bisa dilakukan menurut laman Healthline di bawah ini.
1. Ajak bertemu
Buatlah rencana pertemuan langsung untuk menyelesaikan masalah kalian.
2. Berdiri untuk diri sendiri
Ketika rekanmu hanya ingin silent treatment di antara kalian langgeng, itu tandanya kamu tidak berada dalam hubungan yang sehat. Saatnya untuk berdiri sendiri.
Baca Juga: Arti WhatsApp Anxiety, Gejala dan Bagaimana Cara Mengatasinya Agar Tak Memburuk?
Berikut sikap mempertahankan hubungan pertemanan yang layak:
- Tetapkan batasan tegas tentang perilaku yang dapat diterima dalam sebuah hubungan pertemanan.
- Jika terlanjur memanas, sebaiknya segera konseling individu atau pasangan untuk mengatasi masalah hubungan dan komunikasi ke psikolog.
- Nyatakan dengan tepat apa yang akan terjadi ketika batas dilanggar, dan tindak lanjuti saat batasmu dilanggar.
- Jika tidak ada harapan bahwa mereka akan berubah, pertimbangkan untuk segera meninggalkan mereka.
3. Beri tahu mereka kalau silent treatment adalah perbuatan yang menyakitkan dan mengganggu
Kamu harus memberi tahu bahwa perlakuan silent treatment itu menyakitkan dan membuat frustrasi. Hubungan suatu pertemanan atau lainnya tidak semestinya berjalan seperti itu.
Selain itu, jelaskan bahwa kalian tidak dapat menyelesaikan masalah dengan cara ini, lalu mintalah orang itu untuk menjelaskan secara spesifik tentang masalah tersebut.
4. Lakukan pendekatan yang lembut
Pendekatan yang lembut merupakan cara yang baik untuk memulai percakapan. Dengan tenang, beri tahu orang tersebut bahwa kamu memperhatikan mereka yang sedang melakukan silent treatment dan kamu ingin tahu alasannya. Tekankan bahwa kamu adalah orang yang ingin menyelesaikan masalah (jika memang masalahnya ada di kamu).
Itu dia tadi tahapan atau cara tepat menghadapi silent treatment yang bisa kalian coba. Semoga bermanfaat!
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda
-
Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua
-
Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit
-
4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam
-
31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen
-
Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal
-
Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?
-
5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser
-
Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya
-
Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya