Suara.com - Lampu menjadi pemerang rumah saat malam juga bisa digunakan siang hari di area yang agak gelap. Tetapi, memilih lampu untuk di dalam rumah sebenarnya bukan hanya sekadar terang.
Kualitas lampu juga harus diperhatikan agar penggunaannya bisa aman dan tahan lama. Public Relarion and Bisnis Development in Lite Yudith Nurwulan mengatakan kalau kualitas lampu bisa dilihat dari keterangan cahaya yang dihasilkan.
"Selain itu juga apakah dia sudah berstandar SNI. Kalau ada, berarti dia telah tersertifikasi, bergaransi, dan itu biasanya jadi kualitas lampu tersebut. Garansi itu biasanua lebih dari 1 tahun. Kalau sudah ada garansi berarti kualitas lampu itu baik," kata Yudith dalam temu media di The Acre, Jakarta, Kamis (9/6/2022).
Setelah memastikan kualitas lampu baik, selanjutnya sesuaikan warnanya dengan nuansa di rumah. Yudith mengatakan, setiap ruangan bisa dipasang jenis lampu berbeda-beda, sesuai dengan kebutuhan, kenyamanan, bahkan juga disesuaikan dengan furnitur yang ada.
"Misalnya furniture lebih ke kayu, warna dinding misalnya krem, lampu apa yang paling bagus. Itu lampu yang bernuansa 3.000 kelvin atau warna kuning itu bisa memberikan kesan yang lebih cozy," jelasnya.
Sementara jenis lampu dengan kekuatan di atas 4.000 hingga 6.000 kelvin akan lebih terang dan memberikan kesan modern. Menurut Yudith, lampu jenis itu biasanya dipasang di dapur dan ruang tamu.
Sedangkan lampu dengan kekuatan 3.000 kelvin ke bawah biasanya dipasang di area yang sering digunakan untuk bersantai dan relaks. Seperti kamar tidur, ruang keluarga, juga toilet.
"Jenis lampu itu juga akan menentukan elemen dari dekorasi. Misalnya dalam satu ruangan dengan dua tipe lampu memberikan kesan tenang, cozy, tapi cukup terang. Jadi bukan hanya dilihat dari besarnya ruangan, tapi juga pemilihan warna, cat, furniture warna apa, dan bahan furniture," jelasnya.
Baca Juga: Viral Balita Sedih Lihat Pedagang Kerupuk di Lampu Merah, Publik Auto Beri Pujian
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Dehidrasi, Bikin Wajah Sehat dan Lembap
-
5 Bedak untuk Samarkan Tanda Penuaan Usia 55 Tahun, Hasil Makeup Tidak Crack
-
Ressa Anak Denada dengan Siapa? Akhirnya Diakui sebagai Putra Kandung
-
10 Ide Hampers Imlek 2026 yang Elegan dan Bermakna, Cocok untuk Orang Terdekat
-
Kumpulan Promo Superindo Jelang Ramadan, Daging Ayam Murah Mulai Rp5 Ribuan
-
5 Lip Balm yang Mengandung Vitamin C dan SPF untuk Mencerahkan Bibir Hitam
-
Untung Rugi Investasi Emas Digital, Opsi Menarik di Tengah Harga Fisik yang Terus Melonjak
-
Apa Arti Label Dermatologist Recommended Pada Skincare? Ini Rekomendasi Produknya!
-
5 Rekomendasi Tas Anti Air Wanita Murah Mulai Rp70 Ribuan Saja
-
8 Ciri-Ciri Mental Miskin, Diam-Diam Bisa Merusak Masa Depan