Suara.com - Kehidupan pernikahan yang tenang dan harmonis tentu menjadi keinginan setiap pasangan yang sudah menikah. Namun, tidak semua orang bisa mendapatkan keberuntungan yang sama. Salah satunya yang dialami oleh pasangan asal China ini.
Dilansir dari eva.vn, kehidupan pernikahan pasangan ini selalu diawali oleh pertengkaran tanpa henti. Tak hanya masalah besar, perdebatan kecil saja dapat membuat pasangan ini bertengkar hebat. Namun, bukannya berusaha untuk menyelesaikan, sang istri justru kerap meminta cerai.
Bukan 1-2 kali saja, selama enam tahun pernikahan mereka, sang istri sudah meminta cerai sebanyak 200 kali. Hal ini bisa terjadi karena istrinya akan meminta cerai tiap kali mereka bertengkar.
Bayangkan saja, untuk urusan domestik seperti mencuci piring dan memasak, pasangan ini dapat bertengkar yang berujung dengan permintaan cerai dari istrinya. Kata-kata itu merupakan kelemahan sang suami sehingga istrinya kerap memainkan trik ini agar keduanya berhenti bertengkar dan suaminya bersedia meminta maaf.
Namun setelah mendengarkan kata tersebut berulang kali, akhirnya pria ini merasa bosan dan lelah juga. Hingga suatu hari ketika keduanya bertengkar dan istrinya mengajak untuk bercerai ke-201 kalinya, jawaban tak terduga keluar dari mulut sang suami.
"Ya, bercerailah," bentak pria itu sambil melemparkan handuk ke tanah.
Jawaban ini tentu tidak disangka oleh istrinya. Dirinya tidak pernah menyangka bila sang suami akhirnya menyetujui kata-katanya. Sebelum terlambat, sang istri yang hanya memainkan triknya ini segera menghampiri suaminya.
"Aku hanya bercanda, aku marah, aku hanya ingin mengatakan itu, tapi aku tidak benar-benar ingin becerai," ucapnya pada sang suami.
Sayangnya nasi telah menjadi bubur. Sang suami tetap menceraikan istrinya, apalagi keduanya belum memiliki buah hati sehingga lebih mudah mereka untuk berpisah.
Baca Juga: Munculkan Banyak Kontroversi, Pasangan Ini Memilih Bercerai Setelah 10 Tahun Menikah
Kejadian ini cukup menghebohkan. Tingkah istrinya yang kerap memainkan trik minta cerai saat bertengkar dapat tergolong sebagai hubungan beracun atau toxic relationship.
Tindakan istrinya ini termasuk manipulatif karena memanfaatkan perasaan sang suami untuk memenuhi keperluan pribadinya. Bila hal ini terjadi kepada Anda atau orang terdekat, segera hubungi konselor pernikahan atau profesional yang sekiranya dapat menangani.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Prediksi El Nino 2026 Bikin Suhu Panas Ekstrem, Lindungi Kulitmu dengan 5 Skincare Andalan Ini!
-
5 Fakta Kasus Pelecehan Sesama Jenis Syekh Ahmad Al Misry: Catut Nama Nabi dan Imam Syafi'i
-
Room Art Fair 2026: Saat Kamar Hotel Disulap Jadi Instalasi Ruang Pamer Seni Kontemporer
-
Tarif Listrik per kWh Berapa? Ini Rincian Terbaru Resmi dari PLN
-
Kekayaan Hery Susanto versi LHKPN, Ketua Ombudsman yang Jadi Tersangka Korupsi
-
Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
-
5 Sepatu Hybrid dari Brand Lokal, Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Tinggi
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Peach dari Brand Lokal, Wangi Segar dan Tidak Pasaran
-
7 Sabun Cuci Muka dengan Niacinamide untuk Memutihkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Satu Dekade Buttonscarves: Dari Mimpi Sederhana Menjadi Ikon Fashion Kebanggaan Indonesia