Suara.com - Pemandangan indah bukan menjadi alasan utama generasi milenial untuk pergi liburan. Kekinian, pengalaman seru dan menarik lebih diutamakan.
Hal ini diungkap oleh Sandra Darmosumarto, Senior Public Relations Manager Tiket.com. Ia mengatakan generasi milenial lebih senang berwisata sesuai hobi dan kesukaan.
"Generasi milenial ingin berwisata yang berhubungan dengan hobi atau kesukaan mereka," kata Sandra, dikutip dari ANTARA.
Salah satu yang sangat berpengaruh terhadap tren wisata di Indonesia adalah kegiatan bersepeda. Menurut Sandra, banyak wisatawan yang tertarik mencoba rute sepeda di daerah lain.
Mereka juga tidak ragu membawa serta sepedanya ke luar kota terlebih lagi ketika maskapai penerbangan memberikan promosi bagasi untuk sepeda.
Berwisata bagi generasi milenial, berdasarkan data tiket.com, tidak lagi soal menikmati keindahan alam di destinasi wisata, namun, juga pengalaman apa yang bisa mereka dapatkan di sana.
Mereka sengaja datang ke Bali, misalnya, untuk mendapatkan pengalaman melakukan yoga atau meditasi di sana.
Bekerja dari rumah alias work from home (WFH) juga menjadi salah satu aktivitas yang lazim karena pandemi. Akibat kebiasaan ini, muncul cara berlibur baru bagi generasi milenial, yakni work from hotel, bekerja dari hotel, untuk menghilangkan penat karena terlalu lama berada di rumah.
"Ketika ada paket work from hotel, itu justru yang membuat menarik," kata Sandra.
Baca Juga: Jelang Idul Adha 2022 Arus Lalu Lintas di Kawasan Puncak Masih Normal
Pandemi COVID-19 membuat perjalanan terbatas, terutama untuk rute internasional pada masa awal krisis kesehatan ini. Masyarakat pun memilih berlibur di dalam negeri untuk menghilangkan bosan.
Platform tersebut melihat perjalanan ke luar negeri baru meledak ketika pemerintah melonggarkan aturan untuk perjalanan seperti menghilangkan tes COVID-19 dan karantina.
Meski demikian, data tiket.com menunjukkan masyarakat Indonesia masih tertarik berlibur di dalam negeri meski pun penerbangan ke luar negeri sudah dibuka.
Berita Terkait
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Spring Readiness 2026: Jepang, Korea, dan China Jadi Destinasi Favorit Musim Semi Asia
-
Trip Singkat 4 Jam di Blitar: Dari Rumah Masa Kecil Bung Karno Sampai "Umrah" Singkat
-
Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional
-
Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Bukan Sekadar Penunjuk Waktu: Mengapa Jam Tangan Adalah Simbol Identitas Diri
-
Prompt AI untuk Menyusun Menu Sahur Sehat Berdasarkan Bahan di Kulkas, Ikuti Tips Berikut
-
Cara Baru Menikmati Deretan Supercar Eksotis di Jantung Kota Batam
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
5 Sheet Mask untuk Mencerahkan Wajah Secara Instan Jelang Lebaran 2026
-
Berbagi Takjil Sambil Mengajak Generasi Muda Melek Lingkungan Lewat Kreasi Sampah
-
3 Parfum Wanita Aroma Sandalwood di Alfamart Mulai Rp29.500
-
30 Prompt AI untuk Desain Kartu Ucapan Lebaran Gratis dengan Berbagai Tema Menarik
-
Jejak Pendidikan Mentereng Quraish Shihab, Ceramahi Prabowo Soal Pemimpin Jujur dan Durhaka
-
Fidyah Puasa Ramadan Dibayar Kapan? Ketahui Panduan Lengkapnya