Suara.com - Ketika Anda menjalin hubungan romantis dengan orang lain namun pasangan Anda tidak merasa keberatan karenanya atau bahkan melakukan hal yang sama, itu bisa berarti Anda menjalani open relationship.
Lain halnya dengan friends with benefits yang hanya berkutat pada hubungan dengan banyak orang pada konteks seksual, memilih open relationship berarti sepakat bahwa Anda dan pasangan sama-sama diperkenankan memiliki hubungan dengan orang lain dan melibatkan perasaan.
Dilansir dari laman Brides, open relationship adalah sebuah hubungan di mana pasangan kekasih memiliki kesepakatan yang telah disetujui kedua belah pihak untuk memiliki pasangan lain, bahkan dalam aktivitas seksual.
Kelebihan Open Relationship
Bagi mereka yang pro akan open relationship, mereka menilai jenis hubungan ini dari sisi positif yang didapatkannya seperti:
- Meningkatkan komunikasi tentang keinginan dan kebutuhan
- Memungkinkan untuk memiliki pengalaman dan minat baru
- Pengalaman seksual menarik dan berbeda
- Mendapatkan kebebasan untuk mengekspresikan sisi diri Anda yang berbeda.
- Tidak ada tekanan bagi satu orang untuk memenuhi semua kebutuhan, minat emosional, dan seksual pasangannya.
Kekurangan Open Relationship
Meski begitu, tidak sedikit pula orang-orang yang menentang hubungan jenis ini karena beberapa alasan berikut:
- Kecemburuan dan masalah dengan harga diri
- Sakit hati ketika melihat pasangan jauh lebih bahagia dengan orang lain
- Resiko adanya penyakit menular seksual
- Ketakutan akan kehilangan gairah karena mencoba menyenangkan banyak orang sekaligus
- Kelelahan karena merasa harus bertanggung jawab atau berbagi emosional tidak hanya pada satu orang.
Apakah Hubungan Terbuka Tepat untuk Anda?
Baca Juga: 4 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memutuskan Open Relationship
Menurut laman Very Well Mind, sebagian besar dari mereka yang telah melakukan open relationship telah menyadari bahwa mereka tidak bisa bertahan hanya dengan satu orang. Oleh karena itu, mereka memilih untuk mengambil keputusan tersebut tentunya dengan orang yang memiliki pikiran sama.
Namun, tidak sedikit juga orang yang terjun dalam hubungan terbuka karena keadaan, seperti naksir seseorang baru namun juga tidak mau melepaskan pasangannya. Bisa juga karena pasangannya memberikan kebebasan akan hal tersebut.
Demikian informasi mengenai open relationship. Tentu saja jenis hubungan ini sah-sah saja untuk dipilih, selama Anda benar-benar menyepakatinya dengan pasangan dan tidak menyakiti satu sama lain.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Hari Libur dan Tanggal Merah April 2026, Simak Strategi Cuti Long Weekend
-
5 Hair Cream untuk Menata Rambut Ikal dan Kering akibat Polusi Udara
-
Langkah Mudah Login Coretax DJP Gunakan NPWP 16 Digit dan NIK
-
4 Tempat Wisata Ramah Anak di Solo untuk Mengisi Waktu Libur Panjang
-
Link Pendaftaran Polri 2026 Gratis, Ini Dokumen yang Perlu Kamu Siapkan
-
ASN dan Pegawai Swasta WFA Lebaran Sampai Kapan? Ini Jadwal Resminya
-
Berapa Skor Minimal Agar Lolos UTBK 2026? Ini Acuannya
-
5 Rekomendasi Parfum Pria Isi Ulang, Wangi Tahan Lama Seharian
-
Bolehkah Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis? Ini Penjelasannya
-
7 Rekomendasi Bedak Padat Tahan Lama, Anti Luntur dan Oil Control Maksimal