Suara.com - Faktor usia kadang juga menjadi penyebab seseorang mengidap penyakir kronis di masa tua. Beberapa penyakit bahkan membuat penderitanya banyak berubah.
Contohnya adalah apa yang dialami oleh wanita anonim ini. Dilansir dari laman The Sun, wanita tersebut bercerita ingin meninggalkan suaminya yang tengah sakit stroke, tapi juga merasa tidak bisa setega itu.
"Saat ini usiaku 51 tahun dan suamiku lebih tua 6 tahun dariku. Tahun lalu suamiku terserang stroke dan itu membuat dirinya sangat berubah drastis. Dia yang biasanya lucu, manis, baik, percaya diri, dan ceria, semua itu hanya tinggal kenangan," tutur si wanita anonim.
Setelah suaminya terserang storke, si wanita merasa kesepian karena tidak ada orang yang bisa diajak berdiskusi. Dirinya juga merasa kurang kasih sayang dan rasanya jadi ingin meninggalkan suaminya begitu saja.
"Sejak terserang stroke, suamiku sudah tak lancar untuk berbicara. Aku merasa sangat bosan dan kesepian karena tidak ada orang yang bisa aku ajak diskusi. Bahkan setelah penyakit itu menyerang, kita sudah tidak pernah berhubungan intim," jelas si wanita itu lagi.
"Memang ada yang bisa membuat hidupku kembali berwarna lagi, tapi hal itu bisa menyakiti suamiku. Aku benar-benar bingung dan merasa terjebak," sambungnya.
Wanita ini juga pernah sampai berpikir, jika dirinya memilih untuk meninggalkan sang suami, dia berencana untuk menyerahkan suaminya ke sebuah panti. Namun, si wanita juga masih khawatir suaminya tidak akan senang bertemu orang baru.
Curahan wanita ini pun mendapat tanggapan via rubrik Dear Deidre. Seperti biasa, Deidre menjelaskan dengan baik dan memberi beberapa saran.
"Kamu memang telah melewati waktu yang berat dan saya bisa merasakan emosimu saat ini. Penyakit suamimu memang membuat hidup kalian seketika berubah dan membuat hubungan kalian malah jadi sulit. Sangat amat wajar jika ada ketakutan bagaimana kalau nanti ada penyakit komplikasi, tapi tidak menutup kemungkinan kalau suamimu bisa sembuh," jelas Deidrei.
Baca Juga: Roy Suryo Ajukan Jadi Tahanan Kota, Kuasa Hukum Sebut Alasan Penyakit Ini
"Hal paling penting, kamu membutuhkan dukungan untuk dirimu sendiri, sebelum membuat keputusan yang bisa mengubah hidupmu," tutup Deidrei.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi