Suara.com - Perkembangan teknologi digital banyak mengubah dan membantu kehidupan sehari-hari. Setiap individu diharapkan bisa memahami literasi yang hari ini terjadi bahwa dunia telah berubah ke arah digital.
"Kecakapan digital mampu menghadirkan ruang gerak yang cepat terukur detail mempermudah akses satu sama lain dan jelasnya ada efisiensi dana tenaga dan waktu bagi masyarakat luas," kata Staf Bidang Kesiswaan SMAN 6 Medan, Ihsan Suhada Matondang saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah DKI/Jakarta Banten, seperti dalam keterangannya, Rabu, (10/8/2022).
Dalam hal ini masyarakat global dapat memanfaatkan teknologi untuk penyebaran budaya, Ihsan mengatakan beragam platform digital dapat dimanfaatkan sebagai media.
Selain itu, budaya menjadi penting sebagai pilar dalam keutuhan sebuah bangsa dan budaya jangan sekadar aksi namun harus masuk dalam sosial media.
"Namun faktanya literasi digital masyarakat Indonesia masih terbilang rendah, maka untuk aspek pemajuan kebudayaan dari digital akan rendah juga," katanya lagi.
Meleknya teknologi digital harus sejalan dengan kehidupan sehari-hari. Memperkenalkan budaya termasuk di dalamnya, di mana sumber digital bisa menjadi sarana penyebaran budaya salah satunya lewat media sosial. Keanekaragaman budaya Indonesia sendiri merupakan identitas penting dan wajib untuk dilestarikan.
Perlindungan budaya bahkan harus diterapkan di era society 5.0 sekarang ini. Bahkan perlindungan budaya bisa dilakukan dengan dokumentasi. Peranan media digital dalam hal ini berupa kegiatan menyebarluaskan dan mensosialisasikan, serta menjaganya agar tidak diklaim negara lain.
Merespons perkembangan Teknologi Informasi Komputer (TIK), Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital.
Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.
Baca Juga: Pemblokiran Platform Berdampak Risiko Ekonomi Digital
Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah DKI/Jakarta Banten, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Ulang Tahun ke-85, Mien R. Uno Luncurkan Buku Cermin Diri: Berisi Pesan untuk Generasi Muda
-
Belajar Bahasa Inggris Bukan Sekadar Hafal Kosa Kata, Ini Tantangan yang Harus Disadari Orang Tua
-
Jangan Asal Pakai Skincare, Kulit Berjerawat Butuh Formula yang Tetap Jaga Lapisan Pelindung Kulit
-
4 Sunscreen Paling Murah untuk Mencerahkan Wajah dan Hempaskan Flek Hitam
-
31 Mei dan 1 Juni 2026 Libur Apa? Ini Bedanya agar Tak Salah Momen
-
Terpopuler: Sepatu Tanpa Tali dari New Balance hingga Adidas Buat Jalan Kaki Anti Pegal
-
Apa Makna Hari Raya Waisak bagi Umat Buddha?
-
5 Matras Yoga Anti Slip yang Nyaman Dipakai Olahraga, Banyak Dipuji Tidak Gampang Geser
-
Jadwal dan Susunan Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Jakarta, Ini Dresscode-nya
-
Kenapa Pancasila Lahir pada Tanggal 1 Juni 1945? Ini Sejarah Perjuangannya