Suara.com - Memutihkan rambut atau bleaching merupakan salah satu tahapan yang Anda perlu lakukan untuk mendapat perubahan warna yang cantik pada rambut. Namun, proses ini memerlukan banyak bahan kimia yang akan langsung mengenai rambut. Anda pun perlu memahami terlebih dahulu apa saja bahaya bleaching rambut.
Bleaching dilakukan dengan membuka lapisan kutikula melalui proses oksidasi sehingga hidrogen peroksida dari bahan bleaching bisa meresap dan membuat rambut perlahan memutih. Proses ini akan menghilangkan melanin pada tiap helai rambut. Semakin tinggi tingkat bleaching, semakin putih pula hasil yang didapatkan. Proses bleaching umumnya memakan waktu 30 menit sampai 1 jam.
Jadi, sebelum memutuskan untuk mewarnai rambut, ketahui terlebih dahulu bahaya bleaching bagi kesehatan rambut. Jangan sampai ada penyesalan nantinya. Berikut beberapa bahaya bleaching rambut, dilansir dari laman Times of India.
Merusak rambut
Setelah bleaching, rambut Anda akan lebih rentan terhadap kerusakan. Minyak berlebih,angin , kotoran, sinar UV yang berbahaya dapat membuat rambut Anda jadi sangat kering dan kusam. Selain itu, rambut Anda mungkin akan lebih mudah bercabang, rontok, dan lain sebagainya. Pertumbuhan rambut pun akan terhambat sehingga tidak ada rambut baru.
Rambut kering
Saat Anda memutihkan rambut, rambut Anda akan kehilangan kelembapannya sehingga sulit menjaga keseimbangan protein di dalamnya. Dengan demikian, rambut Anda akan lebih rentan rusak.
Hal ini tidak terlepas karena banyaknya bahan kimia yang digunakan saat proses bleaching. Perlu diingat, kerusakan mungkin baru akan Anda rasakan saat hal itu sudah benar-benar terjadi
Melukai kulit kepala
Baca Juga: 6 Tips Menjaga Kesehatan Rambut Setelah Diwarnai, Salah Satunya Jangan Sering Dibilas
Anda mungkin merasakan sensasi terbakar saat mewarnai kulit kepala. Parahnya lagi, sensasi ini mungkin bertahan bahkan beberapa saat setelah proses pewarnaan selesai. Ini semua karena bahan kimia yang kuat dalam produk pemutih rambut.
Mengubah warna rambut
Salah satu efek samping paling umum saat bleaching rambut adalah warna rambut yang kemudian terlihat aneh. Seringkali ini membuat rambut Anda terlihat tidak sehat. Terlebih jika Anda mewarnai rambut sendiri di rumah, hasilnya mungkin tidak sesuai yang diharapkan.
Perlu perawatan ekstra
Tidak bisa dipungkiri bahwa setelah melakukan pewarnaan rambut, Anda membutuhkan perawatan ekstra yang perlu biaya tidak sedikit. Jika Anda tidak melakukannya, ini akan membuat rambut semakin parah.
Rambut akan kusam, mudah patah, bahkan rontok. Jadi, saat memutuskan untuk mewarnai rambut, pastikan Anda telah berkomitmen untuk merawatnya dengan benar
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Apakah Boleh Menangis di Makam saat Ziarah? Ini Adab Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? 4 Rekomendasi Tabir Surya Mengandung Niacinamide
-
Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua
-
4 Sunscreen Tanpa Kandungan Alkohol dan Parfum, Minim Risiko Kulit Iritasi
-
5 Moisturizer Alternatif Cerave untuk Atasi Skin Barrier Rusak, Kulit OTW Mulus Kembali
-
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
-
4 Skincare Lacoco untuk Hempaskan Noda Hitam, Brand Lokal Rasa Premium
-
Setelah Serum Boleh Pakai Moisturizer? Ini 5 Pelembap Terbaik yang Mudah Menyerap
-
BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
-
Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam