Suara.com - Survei yang dilakukan oleh Microsoft pada tahun 2021 lalu sempat menjadi sorotan warganet Indonesia. Pasalnya warganet di Indonesia disebut tidak sopan.
Hal itu serupa juga kembali disampaikan oleh Peneliti STAISPA Yogyakarta dan Pustaka Kaliopak, Luqman Hakim dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan. Dalam keterangannya, Senin, (29/8/2022) ia menyebutkan jika netizen Indonesia merupakan netizen paling barbar di Asia Tenggara, namun di dunia nyata warganya paling ramah.
Ini menurutnya karena netizen Indonesia lupa diri dan lalai bahwa ketika masuk di ruang digital seolah-olah aman dengan menggunakan nama samaran, padahal ini bermasalah di dunia manapun.
“Ruang lingkup Etika ada kesadaran, jadi jangan tidak sadar melakukan sesuatu, harus sadar dan memiliki tujuan. Jangan sampai niat dan tujuan kita tidak baik, kita perlu kesadaran dengan memiliki tujuan yang harus baik, kita harus bertanggung jawab dengan apa yang kita posting, jangan sampai kita menyakiti orang lain,” jelasnya.
Sementara itu, Program Development Kaliopak Digital, Zuhdi F. Arainto, menyebut di dunia digital segala aktivitas yang dilakukan akan meninggalkan jejak, akan ada riwayatnya dan terekam, sehingga kita harus hati-hati dalam rekam jejak kita, harus hal-hal positif.
“Untuk mengelola privasi kita tidak memasang foto atau video tanpa seizin orang tua, tidak menerima pertemanan dari orang yang kita tidak kenal di media sosial, khususnya tidak memberikan data diri dan alamat di jejaring sosial, tidak memberitahukan lokasi kita, jika adik-adikku punya sosial media jangan lupa berteman dengan orang tua bapak dan ibu guru. Gunakan nama asli, jangan mudah percaya dengan orang lain, saat kita berada di kepungan during atau digital kita harus berjelajah dengan aman, menjelajah dengan bimbingan orang tua, jangan sendiri,” ungkap Zuhdi.
Sebagai informasi, laporan HootSuite dan We Are Social, pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta jiwa pada awal tahun 2021, atau meningkat 15,5 persen dibandingkan awal tahun sebelumnya. Itu merupakan 73,7 persen dari total populasi Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
Terkini
-
Bedak Apa yang Tidak Luntur saat Berkeringat? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Baju Lebaran Ash Blue Cocok dengan Warna Apa? Ini 4 Kombinasi Terbaik untuk Hari Raya
-
Bagaimana Cara Membuat Susu Kurma? Ini 5 Rekomendasi Kurma yang Enak tanpa Gula Tambahan
-
Apa Beda Tinted Sunscreen dan Skin Tint? Intip 5 Rekomendasi Produk Terbaik
-
Niat Mandi Keramas Sebelum Puasa Ramadan yang Benar untuk Pria dan Wanita
-
Bolehkah Tarawih di Masjid Lalu Salat Witir di Rumah? Ini Penjelasannya
-
7 Contoh Kata-kata Undangan Buka Puasa Bersama, dari Formal hingga Santai
-
5 Rekomendasi Bahan Mukena Adem, Bantu Ibadah Lebih Fokus dan Nyaman
-
Kolaborasi Tiga Brand Besar Lokal Luncurkan Sneakers Edisi Spesial
-
Bolehkah Salat Tarawih 4 Rakaat Saja?