Suara.com - Bagi pencinta aksesoris tentu tak asing dengan perhiasan berlapis emas. Harga yang jauh lebih murah dengan desain tak kalah cantik membuatnya digandrungi. Tapi ada satu kekurangannya, yakni bisa berubah warna.
Berlawanan dengan emas murni, yang mengandung paduan emas dengan konsistensi tinggi, perhiasan berlapis emas ini terdiri dari logam dasar (seperti kuningan, tembaga, dan baja tahan karat) yang kemudian dilapisi melalui proses pelapisan dengan lapisan emas tipis.
Hasilnya jadi mirip dengan emas asli. Tetapi lapisan tipis itu bisa pudar dan memperlihatkan logam di bawahnya, yang mengakibatkan perubahan warna.
Tapi tenang, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk merawatnya. Dilansir dari Byrdie, ini 4 langkah untuk menjaga perhiasan berlapis emas agar tidak berubah warna.
1. Berinvestasi pada kain lembut
"Perhiasan dapat dibersihkan dengan kain atau chamois yang lembut, non-abrasif, dan bebas serat untuk menjaga kilaunya," ujar Marisa Hordern, CEO merek perhiasan Missoma yang berbasis di London. Mulailah dengan menggosok permukaan perhiasan berlapis emas dengan lembut dan bersihkan atau bersihkan sesuai kebutuhan.
2. Hindari kontak dengan air
Untuk menjaga perhiasan dari kerusakan dini, pastikan untuk melepas perhiasan berlapis emas saat mandi atau berenang. Sebab klorin, air asin, dan air tawar dapat merusak logam mulia dengan menumpulkan atau mengikisnya. Air sabun saat mandi juga bisa meninggalkan lapisan tipis, yang membuat logam tampak kusam.
3. Jauhkan dari parfum
Baca Juga: 4 Kekurangan Investasi Emas Digital yang Penting Dipahami
"Tergantung pada parfumnya, bahan kimia tersebut dapat menciptakan reaksi yang mirip dengan oksidasi, yang pada dasarnya berarti dapat mengubah emas Anda menjadi hitam.” kata Gretel Going, pendiri dan desainer Fortune & Frame.
4. Simpan dengan baik
Semua ahli kami merekomendasikan untuk menyimpan perhiasan dalam kantong, kotak, atau kotak perhiasan untuk mencegah noda dan pudar. Pastikan wadah tersebut gelap dan kering untuk menghindari kelembapan yang dapat menyebabkan noda,
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya