Suara.com - Dalam hubungan asmara, konflik dan pertengkaran dengan pasangan adalah hal wajar. Ada banyak cara untuk menghadapi masalah yang ada, salah satunya adalah break dari hubungan tersebut. Lalu, sebenarnya break dalam hubungan artinya apa, ya?
Break tidak sama dengan putus. Orang-orang biasanya mengartikan hal tersebut sebagai istirahat sejenak dari hubungan yang dijalani. Jeda waktu yang ada umumnya digunakan untuk menenangkan diri hingga introspeksi.
Melansir Prevention, break yang berarti istirahat dalam bahasa Indonesia merupakan saat di mana seseorang mengambil waktu sejenak untuk berhenti dari hal yang sedang dikerjakan. Konsep ini pun berlaku dalam hubungan asmara.
Break adalah masa di mana sepasang kekasih memilih berhenti sejenak dalam hubungan yang dijalani. Mereka tidak benar-benar putus, tapi hanya menghentikan hubungan dalam jangka waktu tertentu.
Setiap pasangan juga punya batasan sendiri soal break. Mereka mungkin akan memutuskan berpisah secara fisik, bisa juga berbentuk komunikasi yang terbatas atau kesepatan lainnya. Intinya, Anda dan pasangan mengambil waktu istirahat dari rutinitas bersama.
Kapan pasangan bisa mengambil break dalam hubungan mereka? Banyak pasangan melakukannya saat terjadi masalah atau pertengkaran hebat, misalnya perselingkuhan.
Ada juga yang memilih jalan ini karena sering bertengkar gara-gara selalu mempermasalahkan hal kecil secara berulang. Saat Anda merasa kesedihan lebih dominan daripada kebahagiaan, break juga menjadi pilihan yang tepat.
Banyak pula pasangan yang memilih break karena tiba-tiba harus menjalani hubungan jarak jauh. Ini umumnya karena akan banyak perubahan dalam cara komunikasi, sementara di sisi lain Anda juga perlu menyesuaikan diri di lingkungan yang baru.
Apakah Anda sedang mempertimbangkan untuk break dari hubungan asmara yang dijalani? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: 4 Tips Bikin Pasangan Bahagia meskipun LDR
1. Jangan Buru-Buru
Pada dasarnya, tidak ada hubungan yang sempurna. Masalah bisa saja terjadi sewaktu-waktu. Wajar jika sesekali Anda bertengkar atau beda pendapat dengan pasangan.
Oleh karena itu, jangan buru-buru memutuskan break ketika emosi Anda dan pasangan memuncak. Pertimbangkan opsi ini dengan kepala dingin.
2. Punya Alasan yang Jelas
Saat ingin mengajak pasangan untuk break, Anda perlu menjelaskan alasannya terlebih dahulu agar hal itu tidak membuatnya bingung atau bahkan sampai merasa tersakiti. Bagaimanapun, komunikasi memang sangat penting dalam sebuah hubungan.
3. Tetapkan Aturan
Break bukan berarti hubungan sepenuhnya berakhir sehingga kedua pihak bebas melakukan apa pun. Anda dan pasangan perlu menetapkan aturan khusus, misalnya tidak boleh menjalin hubungan baru dengan orang lain.
Hal yang tidak kalah penting, tentukan sampai kapan Anda dan pasangan break. Ini karena setelah periode itu, Anda berdua mesti memutuskan akan seperti apa status hubungan selanjutnya.
Itulah beberapa informasi mengenai break dalam hubungan artinya apa dan hal apa saja yang perlu dijadikan pertimbangan sebelum melakukannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan