Seperti perayaan panen di belahan bumi lainnya, Chuseok dirayakan dengan makan berbagai kudapan yang enak dan mengenyangkan perut. Keluarga-keluarga di Negeri Ginseng berkumpul dan menikmati bersama berbagai makanan yang tersaji sembari bermain beberapa permainan tradisional.
Chuseok juga tak afdol jika tak dirayakan dengan minuman keras asli Negeri Ginseng
Selain memberi makan yang hidup, masyarakat semenanjung Korea juga memberi makanan kepada mereka yang sudah tiada. Keluarga berdatangan ke makam para leluhur dan memberikan arwah mereka makanan, buah-buahan dan minuman serta tak lupa hasil panen yang mereka dapatkan.
Masyarakat juga mengenakan sebuah pakaian tradisional bernama Hanbok saat hari perayaan Chuseok. Selain memakai hanbok, orang-orang Korea juga menikmati sebuah kudapan bernama Songpyeon yang berupa sebuah kue wijen dalam perayaan tradisi tersebut.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Gemas! Hewan Peliharaan Rose BLACKPINK Dapat Hadiah Branded Lagi di Hari Chuseok
-
Transformasi Song Ji Hyo, Dulu Kerap Dikritik Penampilannya, Kini Banjir Pujian
-
Bentuk Kampanye, Mobil Listrik Jadi Kendaraan Operasional PLN UP 3 Ambon
-
Maudy Ayunda dan Suami Jadi Omongan, Berkunjung ke Duta Besar RI di Korea Selatan
-
Guinness World Record Pecah, Gegara Rose Blackpink
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi