Suara.com - Baru-baru ini jagad maya dihebohkan oleh postingan seorang lelaki asal Bengkulu yang mengaku menyembelih, memasak dan memakan seekor kucing hamil di akun media sosialnya. Ceritanya kemudian viral.
Lelaki tersebut mengungkap jika dirinya memutilasi kucing tersebut di akun Instagramnya @danirahmat.01. Meski postingan tersebut sudah dihapus, ia juga membagikan hal serupa di akun Facebooknya.
"Pengalaman saya menyembelih kucing selama saya hidup, ini saya akan lanjutkan untuk memasaknya. Karena telah disempurnakan oleh Allah SWT. Khusus untuk saya hari ini karena kelaparan," tulis lelaki tersebut di akun Facebooknya.
Bahkan, lelaki itu juga sempat memotret hasil masakannya, yang disebutnya kucing goreng cabai dari daging paha kucing yang ia olah.
Tentu saja, sederet postingan tersebut menuai kemarahan publik, buntutnya, dirinya terpaksa berurusan dengan polisi terkait kasus yang tak wajar ini.
Dalam sebuah video TikTok yang diunggah akun @rumahsinggahclow. lelaki berambut panjang tersebut seakan membenarkan perbuatannya di hadapan polisi yang menginterogasi dirinya.
Ia pun menjelaskan kronologi kejadian malam itu, saat ide memakan kucing tersebut muncul dalam pikirannya.
"Jadi pas malam itu doang, saya kelaparan tidak ada opsi selain kucing. Lagian juga yang datang itu kucing sendiri bang," pungkasnya.
Menurutnya saat itu, dirinya tengah kelaparan berat, dan bisa pingsan jika perutnya tak segera diisi. Terlebih, kondisinya sudah gemetar.
Baca Juga: Gawat! Effendi Simbolon dicari Prajurit TNI Se-Indonesia Untuk Minta Maaf
"Kucing itu datang, saya lagi lapar. Gemetaran bang kalau tidak makan daging kucing itu malam itu udah drop," tambah dia.
Saat ia membedahnya, ternyata kucing tersebut tengah hamil. Di dalam perutnya, kata lelaki tersebut ada tiga janin.
"Lagian juga pas kami lagi lapar itu kebetulan di dama itu ada anaknya tiga ekor, di dalam perutnya itu. Jadi saya bedah sendiri," ungkapnya lagi.
Bahkan ia membenarkan perbuatannya dengan membawa-bawa surah di dalam Al-Quran. Mendengar hal ini, polisi pun langsung memotongnya dan tidak mau menerima alasannya.
"Lagian itu kucing itu tidak haram di dalam surat Al Maidah ayat 3," kata dia.
"Sudah sudah kamu jangan bawa-bawa agama, sekarang kita bahas ini kamu hidup di Indonesia. Kita bahas masalah pidana," kata polisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
5 Lip Oil Terfavorit di Shopee, Pembeli Akui Bibir Lebih Sehat dan Plumpy
-
3 Varian Sunscreen Emina Paling Laris di Shopee, Bikin Kulit Jadi Lebih Glowing
-
Peritel Fashion Mulai Kenakan Biaya Retur, Bisakah Benar-Benar Kurangi Limbah?
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Jangan Buru-buru Beli Baru
-
Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 Bareng Telkomsel dan MAXStream, dari Sumatra hingga Maluku
-
Urutan Skincare yang Benar Harus Double Cleansing? Ini Kata Dokter Kulit untuk Jaga Skin Barrier
-
Cara Langganan Folaplay untuk Nonton Piala Dunia 2026 di HP
-
Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan