Suara.com - Mengumpulkan merchandise dan album spesial yang dirilis oleh idol favorit menjadi salah sati aktivitas umum yang dilakukan oleh para penggemar K-pop.
Meski terkadang mereka harus mengeluarkan kocek yang cukup besar, namun ini tetap dilakukan demi memiliki memorabilia artis favorit mereka.
Sayangnya, baru-baru ini hal mengecewakan dialami oleh seorang penggemar K-pop. Dalam sebuah video yang viral diunggah oleh akun TikTok @cikatienn terlihat seorang gadis yang menangis karena mengetahui semua koleksi berharganya dibakar habis oleh orangtuanya.
Kejadian ini membuat banyak orang bersimpati. Terlebih, di sana terlihat jika gadis yang masih mengenakan seragam sekolah tersebut mengais dan memilih sisa-sisa koleksinya yang masih bisa diselamatkan di tempat pembakaran.
"Saat tahu semua barang-barang koleksi kesayangannya dibakar, dia merasa sangat sedih, karena orangtuanya tidak bertanya padanya terlebih dulu," tulis keterangan dalam video tersebut.
Apalagi, gadis tersebut mendapatkannya dengan susah payah. Selain membelinya dengan harga yang cukup mahal, beberapa juga ia dapatkan dari teman-temannya.
"Jika tidak suka dengan minat anak, beritahulah dengan baik, mungkin dia bisa menerima. Bukannya langsung membakar seperti ini," tambah tulisan dalam video.
Karena daripada membakarnya, orangtua sebenarnya bisa meminta mereka untuk menjualnya kembali atau memberikannya kepada seseorang yang menginginkannya.
Rasa sedih gadis tersebut pun langsung mendapatkan sorotan dari warganet. Bahkan ramai kembali diunggah di media sosial lainnya seperti Twitter. Tentu saja, banyak orang merespon kejadian ini dengan tanggapan beragam.
Baca Juga: Viral di TikTok, Berikut Sinopsis Drama Korea The Golden Spoon yang Dibintangi Sungjae BTOB
"Pada saat itu, Anda sudah kehilangan putri Anda selama sisa hidup Anda. Percayalah padaku," kata seorang warganet.
"Kalau dia bertanya "mengapa anak kita tidak berbicara dengan kita lagi?", lol ini jawabannya," tambah yang lain.
"Habislah, jangan pernah berpikir orang tuanya akan menjadi tempat amannya lagi," ujar lainnya.
Berita Terkait
-
LMKN: Kreator TikTok Live Tak Dibebankan Bayar Royalti Musik
-
Trend 2026 is the New 2016 Viral di TikTok, Gen Z Nostalgia Era Jadul
-
Kritik Fenomena Fanwar: Menikmati K-pop Tanpa Harus Merundung Selera Orang Lain
-
Golden dari KPop Demon Hunters Jadi Lagu K-pop Pertama yang Menang Grammy Awards
-
Promotor Mataloka Jadi Korban Penggelapan Dana Konser K-pop, Kerugiannya Mencapai Rp10 Miliar
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
-
5 Merek Sepeda Lipat Lokal Sepremium Brompton, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Mudik Gratis Pemprov Jateng 2026 Segera Dibuka: Cek Jadwal, Link dan Cara Daftarnya
-
Kronologi Nama Jokowi Masuk Epstein Files, Apa Artinya?
-
Kode Ice Cream dan Grape Ribuan Kali Disebut di Epstein Files, Benarkah Terkait Kekerasan Seksual?
-
10 Promo Skincare dan Makeup Viva Cosmetics Terbaru Februari 2026
-
Kekayaan Hary Tanoesoedibjo yang Namanya Masuk Epstein Files
-
Belajar Menang dari Proses: Perjalanan Panjang Siswa Indonesia di Dunia Robotika Global
-
Daftar Kode Terselubung dalam Epstein Files, Ada Pizza hingga Ice Cream
-
Dorong Smart Diplomacy, OIC Youth Indonesia Siapkan Pemimpin Muda Global