Suara.com - Tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia. Bicara soal kesehatan mental, salah satu hal yang perlu Anda ketahui dan pahami adalah bagaimana cara membatu teman yang depresi.
Depresi bisa dialami siapa pun, termasuk orang-orang di sekitar Anda atau bahkan Anda sendiri. Hanya saja, terkadang tidak semua orang menyadari bahwa mereka sedang mengalaminya.
Saling memberi dukungan secara mental dengan orang-orang terdekat sangatlah penting. Dilansir dari laman Medical News Today, berikut 7 cara membantu teman yang depresi.
1. Menawarkan bantuan
Orang yang depresi terkadang mengabaikan kebutuhannya sehari-hari. Anda mungkin menemukan mereka tidak memiliki cukup makanan di rumah atau bahkan membiarkan rumahnya berantakan.
Anda mungkin tidak bisa menyembuhkan depresinya, namun coba tawarkan bantuan untuk hal-hal tersebut. Jika Anda tahu dia tidak makan dengan baik, tawarkan masakan Anda atau makanan apa yang paling diinginkan.
2. Ajak berbicara
Memberi tahu bahwa Anda akan selalu ada untuk mereka adalah salah satu pertolongan yang dapat Anda berikan untuk seorang teman yang depresi. Cobalah untuk memulai percakapan atau secara konsisten menanyakan tentang kabarnya.
Namun, ingatlah bahwa mereka mungkin hanya ingin membicarakan apa yang dirasakan tanpa menginginkan nasehat. Mereka mungkin tidak menjawab saat pertama kali Anda tanya, jadi cukup ingatkan bahwa Anda akan selalu ada untuk mendengarkan.
Baca Juga: 4 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja, Jangan Mudah Baper!
3. Bantu cari dukungan
Teman Anda mungkin tidak menyadari bahwa dia sedang depresi atau dia tidak tahu bagaimana caranya mencari pertolongan. Bahkan jika mereka tahu, mereka mungkin ragu untuk membuat janji temu dengan terapis.
Jadi, jika teman Anda tampak tertarik dengan konseling, tawarkan untuk membantu mereka mencari terapis dan menemaninya saat berkunjung.
4. Sabar
Satu hal yang seringkali terlupakan saat menghadapi teman yang depresi adalah melatih kesabaran. Mungkin akan ada momen di mana Anda ingin pergi dan melanjutkan hidup sendiri. Tentu saja ini hal yang normal, tapi usahakan untuk tidak meninggalkannya pada kondisi-kondisi kritis.
5. Ajak dia untuk bergaul
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya
-
Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami
-
Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi
-
Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian
-
4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok
-
Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus
-
Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya
-
Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya
-
Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!
-
Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury