Suara.com - Desainer Ali Charisma mengatakan suksesnya brand fashion lokal bukan ditandai dengan banyaknya artis yang diendorse. Lalu apa dong?
Dikatakan Ali, brand fashion baru dikatakan sukses apabila bisa menggantikan Dior, Gucci, Luis Vuitton dan merek global lainnya yang dipakai tokoh atau artis tanpa endorse.
National Chairman Indonesia Fashion Chamber (IFC) itu mengatakan, suksesnya brand fashion lokal bukan dinilai banyaknya ekspor ke luar negeri, tapi bisa jadi pengganti yang biasa menggunakan brand global itu dengan produk miliknya.
"Orang yang biasa beli taste global ini, produk serupa tapi produknya lokal, biasanya beli brand luar sebelumnya, bisa beralih dan meyakinkan orang luar bahwa kita bisa bersaing," ujar Ali Charisma saat konferensi pers Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2022).
Menurut Ali, para tokoh, publik figur, artis yang biasa menggunakan brand global atau brand internasional ini adalah konsumen kelas atas, yang hanya menikmati produk fashion dengan kualitas dunia.
Sehingga jika brand fashion lokal sudah digunakan di keseharian mereka, tanpa endorse, iklan atau niat tertentu mengartikan produk sudah diakui dari sisi desain, kualitas hingga citra brand sudah punya kualitas internasional.
"Bisa juga melahirkan brand kelas untuk bisa tembus ke pasar luar negeru, termasuk konsisten dari bisnis, sekarang belum ada yang konsisten, karena pergi ke Milan, Paris, New York, cuma ikut sekali ya udah, mereka nggak ada kelanjutan kehadirannya di pameran," sambung Ali.
Sehingga Ali menyarankan, ikut pameran fashion show di satu negara bukan karena ingin atau re-branding di dalam negeri setahun sekali, tapi juga karena kebutuhan.
"Jadi kalau brand saya itu di Hongkong, saya usahain selalu hadir di pameran atau terlibat fashion show 4 kali dalam setahun, dan itu udah saya lakukan selama 4 tahun, karena saya butuh agar konsisten ada terus di sana sehingga selalu diingat pasar luar," tutup Ali.
Baca Juga: Gandeng Avgal, Desainer Tities Sapoetra Rilis Koleksi Bertajuk SISA
Berita Terkait
-
Love Local 2026, Ajang Merayakan Inovasi Beauty Buatan Indonesia
-
Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia
-
Dari Distro ke Pasar Global, Ini Rahasia Brand Lokal Asal Banyuwangi
-
3 Parfum Aroma Powdery Lembut ala Bayi yang Tahan Lama dari Brand Lokal
-
4 Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah dari Brand Lokal dengan Review Pembeli
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi