Suara.com - Konten kreator menjadi salah satu profesi baru yang muncul seiring melesatnya internet. Siapa pun bisa mengunggah konten apa pun ke media sosial dengan bermodalkan perangkat gawai dan jaringan internet.
Apabila konten tersebut banyak ditonton dan disukai warganet, kemungkinan untuk memiliki lebih banyak followers dan sponsor masuk bisa jadi kenyataan.
Tetapi, untuk menjadi sukses, seorang konten kreator perlu memikirkan jenis video seperti apa yang disukai audiensnya. Di sisi lain, setiap kreator juga perlu menunjukkan keunikan diri sendiri dengan menghasilkan karya yang edukatif dan kreatif.
Seorang konten kreator dibalik akun YES Infotainment di platform SnackVideo Fikri membagikan rahasianya bisa membuat video yang banyak ditonton orang. Bahkan dalam waktu satu tahun, ia bisa kumpulkan lebih dari 600 ribu followers.
1. Gunakanlah nama akun sesuai tujuan
Sebagaimana pentingnya sebuah judul dalam cerita, nama akun untuk seorang konten kreator sangatlah penting. Unsur ini akan menjadi representatif dari tujuan dan isi konten yang dibagikan si kreator kepada audiensnya.
Fikri memilih nama YES infotainment karena sesuai dengan konten yang dia bagikan. Fikri memiliki komitmen untuk membagikan konten yang edukatif dan bermanfaat bagi audiens, tanpa melupakan unsur menghibur di setiap kontennya. Itu sebabnya, ia menggabungkan kata “info” dan “entertainment” menjadi “infotainment”.
Untuk kata “YES” sendiri sengaja Fikri pilih karena dia selalu memilih konten yang sesuai fakta untuk dibagikan. YES diibaratkan sebagai harapan Fikri bahwa audiensnya setuju dengan info yang dia berikan dan dapat berguna bagi mereka.
2. Konsisten pada konten yang edukatif
Baca Juga: Anwar dan Dinar Candy Sebut Raffi Ahmad Baik Banget, Beberkan Hal Tak Terlupakan Ini
Rahasia kedua dari Fikri adalah konsisten membagikan konten yang edukatif. Melalui sikap konsisten tersebut dapat memudahkan kreator dalam menemukan audiens yang sesuai. Sejak awal hingga kini, Fikri sudah membagikan sebanyak lebih dari 1.400 konten video. Dari jumlah konten itu, dia sudah mendapatkan lebih dari 9 juta likes, serta pengikut hingga lebih dari 678 ribu.
3. Skill-up agar konten makin ciamik
Nihil dalam pengalaman dan ranah videografi maupun teknik pembuatan konten tidak menyurutkan keinginan Fikri untuk menjadi konten kreator di SnackVideo. Dia belajar dengan cara brainstorming, menyusun rencana konten secara reguler, hingga belajar mengedit video secara otodidak hanya menggunakan ponsel. Dengan kemauan belajar ini, dia terus meningkatkan skill dan akhirnya kualitas konten yang dihasilkannya juga semakin meningkat.
4. Tiap kreator punya audiensnya sendiri
Fikri tidak pernah secara langsung melakukan promosi untuk setiap konten yang dia bagikan di SnackVideo. Dia meyakini bahwa setiap konten akan memiliki audiens tersendiri. Oleh karena itu, perempuan asal Blitar itu tidak pernah mengkhawatirkan kalau kontennya tidak ditonton orang lain.
Fikri akan melakukan analisis mendalam tentang konten tersebut ketika sedang sepi penonton. Jika jawabannya adalah karena konten tidak sesuai dengan kebutuhan audiens, dia akan menyesuaikannya. Hanya saja, dia tetap mempertahankan identitasnya sebagai akun edukatif.
5. Buat kegiatan menarik bareng audiens
Faktor lain yang membuat Fikri sukses membesarkan akun tersebut adalah karena audiens yang setia mengikuti kontennya. Fikri memahami hal itu dan berusaha membuat kegiatan interaktif dengan audiensnya. Salah satu contohnya, ketika akunnya mendapatkan pengikut 500 ribu dia melakukan siaran langsung dan membagikan giveaway kepada audiens sebagai rasa terima kasih. Dengan begini, audiens juga merasa bahwa kreator tahu kehadiran mereka dan semakin menjadi audiens yang loyal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Lampu Emergency Tahan Berapa Lama? Ini Pilihan Bagus yang Awet 20 Jam
-
K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Daily Trainer: Nyaman, Responsif, Harga Ramah
-
Hong Kong Masuk 2 Besar Destinasi Ramah Muslim Terbaik untuk Negara Non-OIC
-
Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan
-
Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?
-
Akses Menjadi Hambatan Terbesar Literasi di Indonesia
-
6 Zodiak Ini Bakal Dapat Kejutan Besar di Bulan Juli 2026
-
Daripada Rugi karena Mati Lampu Bergilir, Ini 5 Genset Murah Cocok untuk Penghobi Ikan Koi
-
Beda Cushion Luxcrime Hijau dan Ungu: Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna