Suara.com - Keberagaman Indonesia mencerminkan banyaknya suku, budaya, maupun daerah. Setiap daerah memiliki ciri khas yang tercermin dalam pakaian, musik, maupun makanan yang bervariasi.
Meski memiliki keberagaman, Indonesia tetap menjadi negara yang satu dan makmur. Melihat adanya keberagaman ini The Avurpa Kempinski Bali membuat Program atau Kampanye Unity in Diversity.
Director Marketing Communication The Apurva Kempinski Bali, Danti Yuliandari mengungkapkan, program ini dimaksudkan untuk menunjukkan sisi lain dari Indonesia yang masih tersembunyi dan belum banyak diketahui orang.
“Program ini menunjukkan bagaimana budaya terbentuk baik agama, kerajaaan, daerah, dan lain-lain. indonesia sangat kayak banyak cerita yang belum disentuh lebih dalam. Oleh karena itu, ini yang mau kami bawa dengan berfokus pada 7 daerah utama di Indonesia,” jelas Danti konferensi pers secara virtual, Jumat (21/10/2022).
Untuk program ini juga telah dilaksanakan sejak awal tahun. Danti menuturkan, pihaknya telah berkolaborasi dengan beberapa desainer untuk menunjukkan berbagai budaya melalui fashion yang diadakan.
Desainer Dwi Iskandar mengungkapkan, sebagai orang Jawa harus belajar memperdalam budaya Sulawesi, khususnya Toraja. Ia mengaku, harus pergi ke tanah Toraja untuk melihat keindahan dan budaya untuk bisa divisualisasikan dalam desain yang dibuatnya.
“Saya orang Jawa mengangkat Sulawesi enggak tahu apa-apa. Saya langsung pergi kesana belajar di sana. Melihat gaya mereka berpakaian, aktivitas para penenun, dan budaya lainnya,” ungkap Dwi.
Dalam program yang membawa budaya Toraja, Dwi menampilkan 35 looks dengan 15 model. Uniknya, terdapat model anak disabilitas (tunarungu), dan ibu hamil. Menurutnya, membawa model disabilitas dan ibu hamil dapat menunjukkan kalau fashion bisa untuk siapa saja.
“Ini ada 35 looks dengan 15 model, ada model tunarungu dan ibu hamil. Dengan adanya keberagaman itu, menunjukkan kalau fashion is for everyone,” jelasnya.
Baca Juga: Sejumlah Wilayah Bali Diterjang Banjir Bandang Jelang KTT G20, Wayan Koster: Sudah Aman
Danti menambahkan, dengan adanya program ini, ia berharap dapat menunjukkan keberagaman Indonesia dalam hotelnya itu. Tidak hanya itu, masyarakat juga diharapkan mengenal berbagai budaya baru dan memperkenalkan kepada para pengunjung Internasional.
“Tujuan banyak, selain masyarakat untuk pelestarian budaya. Kami meyakini kalau hotel punya ruang begitu besar untuk memperkenalkan budaya termasuk masyarakat kalangan internasional,” tutup Danti.
Berita Terkait
-
Susuri Rute Eksotis Sanur, Ribuan Pelari dari 13 Negara Bersaing di CK Run 2026
-
Bali Dijual untuk Dunia, tetapi Semakin Sulit Dijangkau Orang Lokal
-
500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Promo Belanja di Yomart, Ada Diskon Spesial dari BRI
-
Investasi Bertebar Promo Hanya di BRImo
-
5 Trik Pakai Sunscreen Sesuai Arahan Dokter agar Flek Hitam Pudar dan Wajah Glowing
-
5 Zodiak yang Paling Suka Ghosting dan Tiba-Tiba Hilang Tanpa Kabar
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api
-
Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara