Suara.com - Pasar Tanah Abang masih jadi andalan berbelanja pakaian dengan harga grosir. Lantaran harganya lebih murah, kebanyakan orang yang membeli pakaian dalam jumlah banyak bertujuan untuk kembali dijual.
Aneka jenis pakaian dari segala usia bisa ditemukan di pasar yang digadang-gadang masih yang terbesar di Asia Tenggara. Bila berencana belanja pakaian dalam jumlah banyak atau grosir, sebaiknya pergi ke gedung Metro di Blok A, tak jauh dari stasiun Tanah Abang.
"Itu jadi pusat grosir buat pakaian di Tanah Abang," kata selebgram Cici Palugada, Lysa, ditemui di kawasan Tanah Abang, beberapa waktu lalu.
Cici Palugada sendiri menjadi akun di Instagram yang masih terhubung dengan akun Palugada Tenabang. Kedua akun tersebut menyediakan review toko pakaian di Tanah Abang dengan memberikan informasi seputar produk yang dijual, kualitas barang, harga, serta alamat toko.
Saya datang ke toko untuk review produknya. Saya tunjukan produknya langsung, dibikin berupa video. Lalu nanti di akun Cici Palugada cuplikannya, lengkapnya di ada di Palugada Tenabang," imbuhnya.
Menurut Lysa, cara tersebut dapat membantu penjual dalam promosikan produk jualannya. Sekaligus juga membantu pembeli agar terhindar dari penipuan dagangan Tanah Abang lewat media sosial.
"Kita baru mulai dari Maret 2022, tapi udah sering dapat DM (direct message) yang tanya, 'Ci, toko ini bener gak, ya'. Karena gak sedikit yang pernah kena tipu," cerita Lysa.
Pernah menjadi marketing dengan memasarkan kios pasar Tanah Abang sejak 2008, Lysa mengaku telah sangat mengenal lokasi tersebut. Sehingga tak sulit baginya untuk mendeteksi bila ada alamat kios yang dipalsukan oleh penjual bodong.
"Cici Palugada hadir sebagai influencer buat promosikan toko-toko. Saya berikan informasi tentang Tanah Abang, terutama trend fashion. Jadi kaya guide toko. Jadi kalau follow mngkin bisa dapat informasi," tutur Lysa.
Perempuan 36 tahun itu memastikan bahwa toko yang diulas dan didatangi oleh dirinya bersama tim Cici Palugada sudah pasti terverifikasi. Sehingga pembeli dari luar Jabodetabek pun tidak perlu bingung mencari toko incaran untuk berbelanja.
Hampir sepuluh bulan berjalan, Cici Palugada telah mengulas sekitar 100 toko pakaian di Tanah Abang. Jumlah tersebut memang masih sangat sedikit dibandingkan dengan total 3 ribu pedagang hanya di gedung Metro saja.
"Kita review fashion apa pun. Ada baju cowo, jaket, kemeja koko, sweater, baju anak juga bisa kita review," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Berapa Harga Serum Viva untuk Flek Hitam? Ini Cara Pakai yang Benar agar Hasil Maksimal
-
BAF Lanjutkan Gerakan Hijau, 20 Ribu Mangrove Ditanam di Jawa Tengah
-
5 Koleksi Jam Tangan Dokter Tirta Harga Jutaan, Ngaku Ada yang Beli Second
-
3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
-
Sering Ngantuk saat Kerja? Coba 9 Tips Ini agar Tetap Fokus tanpa Harus Minum Kopi
-
6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
-
BPOM Temukan 11 Kosmetik Lokal Berbahaya, Cek Daftar Lengkapnya
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik pada 15 Juli 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Ivan Gunawan hingga Ruben Onsu Bicara Soal Reset Hidup: Bukan Sekadar Mengejar Kesuksesan